Suara.com - Demi menyaksikan Liverpool berlaga di final Liga Champions 2021/2022 di Paris, Prancis, seorang YouTuber yang merupakan suporter The Reds, Simon Wilson, nekat beli bus demi mengangkut para fans lain.
Untuk mengakali biaya trasportasi yang dinilai sangat mahal, seorang fan Liverpool dan juga YouTuber nekat membeli bus bekas.
Final Liga Champions 2021/2022 akan mempertemukan Liverpool vs Real Madrid. Laga ini bakal bergulir di Stade de France, Saint-Denis, Prancis, pada Minggu (29/5/2022) pukul 02.00 WIB.
Dilansir dari The Sun, Simon Wilson bahkan tak mematok tiket dengan harga tinggi bagi suporter Liverpool. Tujuan dia murni untuk menyemarakan laga final Liga Champions 2021/2022.
Wilson hanya mematok harga senilai 1 poundsterling bagi suporter Liverpool yang ingin ikut berangkat dengan busnya.
Di luar itu, biaya lain menjadi tanggungan Wilson, termasuk uang bensin, uang untuk sopir hingga hal-hal yang muncul secara tak terduga dalam perjalanan.
"Para penumpang cukup membayar biaya 1 poundsterling dalam perjalanan ini, sisanya saya yang akan menanggung," ucap Simon Wilson.
"Mulai dari uang bensin sebesar 1.500 poundsterling (sekitar Rp. 27 juta), upah pengemudi, dan biaya lain di luar dugaan," imbuhnya.
Keputusan Wilson membeli bus bekas ini berangkat dari rasa ibanya melihat fan The Reds saat Liverpool berlaga di final Liga Champions 2019.
Baca Juga: 7 Potret Mesut Ozil di Indonesia, Kepincut Rasa Rendang Hingga Bertemu Sandiaga Uno
Saat itu para fan harus bersusah payah untuk bisa sampai ke Stadion Wanda Metropolitano, tempat laga final digelar melawan Tottenham Hotspur.
"Beberapa tahun lalu, saya melihat penggemar Liverpool dikenakan harga yang terlalu tinggi kala berniat memberikan dukungan di partai final Liga Champions," ujar Simon.
"Banyak penggemar berat Liverpool yang batal berangkat akibat mahalnya biaya transportasi saat itu. Sehingga, untuk partai final kali ini, saya berinisiatif membeli bus bekas.
"Meski tak dapat menampung banyak pendukung, tetapi setidaknya kami bisa memberikan transportasi dengan harga murah.
"Saya juga tak mengambil untung apa pun, karena ini semua demi Liverpool." imbuhnya. [Eko Isdiyanto]
Berita Terkait
-
Ancelotti Yakin Fans Everton Dukung Real Madrid Kalahkan Liverpool
-
Klopp Kesal Fokus Liverpool Diganggu Rumor Bayern Munich Jelang Final Liga Champions
-
7 Fakta Menarik Jelang Liverpool vs Real Madrid di Final Liga Champions Malam Ini
-
Panas! Carvajal Lontarkan Komentar Pedas Soal Ambisi Balas Dendam Mohamed Salah
-
8 Moment Mesut Ozil ke Indonesia, Bertemu Sandiaga Uno hingga Dikenalkan ke Anak Angkat Cristiano Ronaldo
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Ronald Koeman Bongkar Strategi Belanda Redam Permainan Ofensif Jepang
-
Horor di Kansas: Timnas Inggris Dipaksa Mengungsi Saat Badai Tornado Datang