“Saya tahu apa yang Anda pikirkan. Saya sudah mendengarnya selama 10 tahun. ‘Apa yang terjadi dengan Pato? Mengapa Pato tidak memenangkan Ballon d'Or? Mengapa Pato selalu cedera?’. Saya seharusnya sudah menjawabnya sejak lama,” buka Pato.
Pato kemudian menjawab pertanyaan yang ia buka dalam tulisannya itu. Ia mengungkapkan kesalahan pertamanya sehingga kariernya hancur adalah meninggalkan rumah di usia muda.
Karena terlalu cepat merantau, Pato yang sendirian pun terjebak dalam jalan yang salah sehingga menjadi cikal bakal hancurnya karier yang ia miliki.
“Hal pertama yang harus Anda pahami adalah bahwa saya meninggalkan rumah lebih awal. Mungkin terlalu dini. Ketika Anda berusia 11 tahun, Anda belum siap untuk dunia. Anda pergi ke sana mengejar mimpi, tetapi Anda sendirian, dan sangat mudah tersesat di jalan,” lanjut Pato.
Pato mengawali kariernya pertama kali di futsal hingga usia 10 tahun, sebelum akhirnya pada usia 11 tahun dirinya bergabung Internacional.
Singkat cerita, penampilan Pato di usia muda membuatnya dilirik banyak klub top. Hanya saja, ia melabuhkan hatinya untuk AC Milan karena banyaknya bintang ternama di kubu Rossoneri.
Di AC Milan, semua berjalan indah di awal. Namun, perlahan perjalanan indah itu hancur akibat cedera yang mulai didapat pada 2010.
Cedera itu membuat Pato kehilangan kepercayaan diri. Cedera itu membuatnya merasa sendirian di AC Milan hingga mempengaruhi mentalnya.
Pato pun mengakui selain cedera dirinya juga kerap berpesta. Namun kebiasaan ini tak seperti yang digembar-gemborkan banyak pihak.
Baca Juga: 5 Skenario Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Final Piala Asia 2023
“Apakah saya banyak berpesta? Tidak sebanyak seperti yang mereka ingin katakan,” tulis Pato.
“Ketika media menulis kebohongan tentang saya, saya tidak punya PR. Saya seharusnya mengklarifikasi banyak hal, tetapi saya tidak pernah mengerti pentingnya berkomunikasi dan membangun hubungan,” tulis Pato.
Pada akhirnya, Pato yang dihantam badai cedera, kebiasaan berpesta, dan cap buruk dari media harus menerima akibat sehingga kariernya hancur berantakan.
Kini di usia 32 tahun, Pato menjelaskan bahwa dirinya percaya masih bisa tampil di Piala Dunia 2022. Apalagi dirinya kini telah sepenuhnya berubah.
“Saya masih percaya saya bisa pergi ke Piala Dunia. Lihatlah orang-orang seperti Thiago Silva dan Dani Alves, mereka masih bermain bagus di usia 37 dan 39 tahun.”
“Tetapi hal-hal ini terjadi dalam takdir Tuhan. Saya hidup hanya untuk hari ini. Selebihnya terserah Tuhan,” tutup Pato.
[Penulis: Felix Indra Jaya]
Berita Terkait
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Novel Utang dan Sampah Sesudah Pesta, Ketika Menolak Tunduk pada Realita
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Adidas untuk Arungi Musim 2026/2027
-
Dalih Marcelo Bielsa Usai Uruguay Gagal Menang di 2 Laga Piala Dunia 2026
-
Aston Villa Tantang Indonesia All Stars di Stadion GBK Awal Agustus 2026