Suara.com - Gelandang naturalisasi timnas Indonesia, Marc Klok, menegaskan untuk menyerah di Kualifikasi Piala Asia 2023. Setelah kalah dari Yordania, ia menegaskan untuk fokus menghadapi Nepal.
Timnas Indonesia kalah tipis 0-1 dari Yordania. Kekalahan ini akibat gol yang dicetak oleh Yazan Al-Naimat pada menit ke-49 yang terbebas dari kawalan bek timnas Indonesia.
Kekalahan ini membuat skuad Garuda gagal mendapatkan tambahan poin di Kualifikasi Piala Asia 2023. Anak asuh Shin Tae-yong tertahan di urutan kedua dengan perolehan tiga poin.
Setelah kekalahan dari Yordania, Marc Klok menegaskan untuk menyerah. Sebab, ia menilai bahwa peluang timnas Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Asia 2023 masih terbuka lebar.
Marc Klok pun menegaskan akan mengisi kekuatan lagi dan fokus ke lawan Nepal yang dijadwalkan pada Rabu (15/6/2022) dini hari WIB. Pemain berusia 29 tahun ini menyebutnya laga terpenting.
"Mengisi daya dan tegak kembali! Selasa adalah pertandingan terakhir dan paling penting," tulis Marc Klok dalam narasi postingannya tersebut.
Sementara itu, timnas Indonesia wajib untuk menang ketika melawan Nepal di matchday terakhir Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023. Hal itu demi menjaga asa agar mengunci satu tiket ke putaran final.
Selain wajib menang, timnas Indonesia juga masih bergantung ke Yordania. Sebab, jika Kuwait bisa menang 2-1 atas Yordania, maka tim Garuda bisa saja gagal untuk lolos sebagai runner up terbaik di Kualifikasi Piala Asia 2023 ini.
Baca Juga: 15 Pemain Asia Tenggara di Liga Jepang, Salah Satunya Pratama Arhan
Berita Terkait
-
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Lolos Kualifikasi Piala Asia 2023 Usai Kalah dari Yordania
-
Kalah Dari Yordania, Shin Tae-yong Optimis Timnas Indonesia Lolos Piala Asia 2023
-
Timnas Indonesia Kalah Dari Yordania, Shin Tae-yong Tetap Bangga
-
Yaqoob Said Abdul Baqi, Wasit di Laga Timnas Indonesia vs Yordania Ternyata Pernah Beri Kartu Merah Agung Supriyanto
-
4 Kontroversi Wasit yang Rugikan Timnas Indonesia saat Lawan Yordania
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG