Suara.com - Timnas Kosta Rika menyegel tiket terakhir Piala Dunia 2022 Qatar seusai mengalahkan Selandia Baru pada pertandingan kualifikasi Inter-Confederation Play-off di Stadion Al Rayyan, Qatar, Rabu (15/6/2022).
Kosta Rika akan, seperti dikutip dari The Guardian, melengkapi 32 negara yang akan tampil pada putaran final Piala Dunia 2022 yang rencananya akan digelar pada November hingga Desember mendatang.
Pada Piala Dunia 2022, Kosta Rika menempati Grup E yang bersama Spanyol, Jerman dan Jepang. Ini akan menjadi partisipasi ketiga berturut-turut mereka setelah mencapai perempat final pada 2014 dan kemudian tersingkir di babak penyisihan grup edisi 2018.
Kosta Rika mampu mencetak gol ketika pertandingan baru berjalan tiga menit ketika umpan silang dari Jewison Bennette dari sisi sayap kiri mampu dimaksimalkan oleh Joel Campbell sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Selandia Baru berusaha untuk menyamakan kedudukan dan sempat beberapa kali memberikan tekanan, salah satunya melalui penyerang Chris Wood yang sempat mencetak gol pada menit 39, namun dianulir wasit karena VAR menunjukkan gelandang Matthew Garbett melakukan pelanggaran kepada Oscar Duarte.
Setelah sempat tertekan, pelatih Kosta Rika Luis Fernando Suarez melakukan tiga pergantian pemain di babak pertama, termasuk masuknya kapten veteran, Bryan Ruiz, tetapi Selandia Baru terus menciptakan lebih banyak peluang.
Harapan Selandia Baru untuk menyamakan kedudukan semakin berat ketika pemain pengganti mereka Kostas Barbarouses harus diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap bek Kosta Rika Francisco Calvo pada menit 69.
Penjaga gawang Kosta Rika Keylor Navas mampu melakukan beberapa penyelamatan krusial termasuk dari upaya jarak jauh Clayton Lewis, dan kemudian tembakan mendatar dari Wood di 10 menit terakhir laga serta membuat skor 1-0 untuk kemenangan Los Ticos tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi. (Antara)
Baca Juga: Prediksi Kosta Rika vs Selandia Baru: Saling Bunuh demi Tiket Terakhir Piala Dunia 2022
Berita Terkait
-
Mengupas Masa Lalu John Herdman: Bukan Cuma Sukses Bareng Kanada
-
Lebih dari Sekadar Pemandangan: 94 Persen Wisatawan Kini Mencari Perjalanan Aktif di Selandia Baru
-
Gareth Bale Ketakutan Bangkrut meski Dapat Kucuran Rp650 M per Tahun dari El Real
-
Ilmuan Dibikin Kaget, Hiu Orange Super Langka Tiba-Tiba Muncul di Laut Kosta Rika
-
Seni Memimpin dengan Empati dalam Film Portrait of a Prime Minister
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Bocoran Jersey Prancis Piala Dunia 2026: Logo Ikonik Retro 90-an Bikin Fans Les Bleus Terpikat
-
Persib vs Persija, Jordi Amat Ngebet Jegal Thom Haye dan Eliano Reijnders
-
Ivar Jenner Segera Dicoret FC Utrecht
-
Investasi Bodong Hancurkan Eks MU, dari Gaji Rp900 Juta Per Pekan hingga Bangkrut
-
Kenapa Media Belanda Sebut Ajax Rugi Bajak Jordi Cruyff dari PSSI?
-
Ruben Amorim Isyarat Utak-atik Komposisi Penyerang usai Trisula Mandul Lawan Wolves
-
Harga Tiket Piala Dunia 2025 Super Mahal, Suporter Inggris Bakal Boikot?
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Viktor Gyokeres Dikritik Jamie Carragher Anggap Arsenal Butuh Striker Tajam Demi Juara Liga Inggris
-
Persija Pilih Jalan Ksatria, Fight Sampai Akhir Tanpa Berharap Rival Tersandung di Super League