Suara.com - Barcelona menghadapi persaingan sengit untuk mendapatkan Raphinha dari Leeds United, pasalnya tiga klub Liga Premier Inggris juga membidik tanda tangan pemain asal Brasil tersebut.
Mengutip akun Twitter Farbrizio Romano, Football Espana melaporkan, Senin (20/6/2022), jika Barcelona dan Raphinha sudah mencapai kesepakatan pribadi.
Akan tetapi kesepakatan dengan sang pemain terancam karena Barcelona hingga kini masih menemui banyak kendala untuk mencapai kata sepakat dengan Leeds United, klub yang menaungi Raphinha saat ini.
Kondisi bertambah sulit bagi Barcelona, karena Arsenal dikabarkan sudah mulai bernegosiasi dengan Leeds soal transfer Raphinha. Begitu juga dengan Chelsea dan Tottenham Hotspur.
Kabarnya, Leeds United bersedia melepas Raphinha di angka 65 juta euro atau 75 juta euro.
Angka tersebut mungkin tidak akan menjadi masalah bagi Arsenal, Chelsea atau Tottenham. Akan tetapi untuk Barcelona, angka sebesar itu jelas menjadi masalah mengingat masalah finansial yang dihadapi klub Catalan tersebut.
Lahir di Porto Alegre, Raphinha memulai kariernya bersama Avai sebelum berangkat ke Portugal dan Vitoria Guimaraes pada tahun 2015.
Tiga tahun kemudian ia bergabung dengan Sporting Lisbon dan bermain selama satu musim di Jose Alvalade.
Pada 2019, ia diboyong Rennes ke Ligue 1, kompetisi kasta tertinggi Liga Prancis.
Hanya satu musim di Prancis, Raphinha pun diboyong Leeds United dengan transfer senilai 20 juta euro. Sejak bermain di Liga Premier bersama Leeds, Raphinha juga mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Brasil.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Vinicius Jr Jadi Tumpuan, Brasil Waspadai Kejutan dan Taktik Skotlandia
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey