Suara.com - Pelatih asal Korea Selatan tak lama lagi sepertinya akan menghiasi tim nasional Thailand, menyusul laporan skuat Gajah Perang menginginkan pelatih asal Negeri Gingseng.
Negara-negara ASEAN kini memang banyak menggunakan jasa pelatih asal Korea Selatan, menyusul kesuksesan Vietnam bersama Park Hang-seo.
Disusul Shin Tae-yong bersama timnas Indonesia yang baru-baru ini sukses memastikan tiket ke putaran final Piala Asia 2023.
Park Hang-seo dengan catatan lebih mentereng, mampu membawa Vietnam melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar.
Kemudian disusul Malaysia yang juga merekrut sosok penting dunia sepak bola Korsel, Kim Pan-gon sebagai pelatih kepala tim mereka.
Pelatih asal Korea Selatan layaknya solusi praktik bagi negara-negara ASEAN mengatasi permasalahan sepak bola.
Terbukti dari kesuksesan mereka dalam membawa tim-tim Asia Tenggara meraih prestasi yang mentereng, kondisi ini ternyata membawa Thailand kepincut.
Dilansir dari TheThao247, Thailand disebut akan mengikuti jejak tiga negara ASEAN yang sudah menggunakan jasa pelatih asal Korea Selatan.
Penulis: Eko Isdiyanto
Baca Juga: Tokyo Verdy Beri Kode Pratama Arhan Segera Debut di Piala Kaisar Lawan Kawasaki Frontale
Menariknya, pelatih asal Korea Selatan yang diincar Thailand ini akan digunakan sebagai pengganti Alexandre Polking selaku pelatih kepala timnas Thailand.
Polking tengah dalam evaluasi setelah dinilai gagal meningkatkan peringkat FIFA Thailand secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Karena itu Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) mempertimbangkan untuk menunjuk Yoon Deok Yeo sebagai pelatih asal Korsel yang bakal mengisi sempat Polking.
Yoon adalah mantan pelatih tim putri Korea Selatan, prestasi tertinggi yang pernah diraih adalah membawa timnya itu ke Piala Dunia Wanita 2015 dan 2019.
Tak hanya itu, Yoon juga merupakan pelatih langganan tim-tim kontestan Liga Korea seperti Pohang Steelers, Gyeongnam dan Chunnam Dragon.
Du sisi lain, Yoon Dok Yeo juga dikatakan sangat tertarik mengisi jabatan sebagai pelatih Thailand, meskipun harus mendapatkan kepercayaan FAT lebih dulu.
Berita Terkait
-
Kalah dari Bulgaria, Indonesia Runner-up FIFA Series 2026
-
Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Gol Penalti Tim Tamu Tumbangkan Garuda
-
Cetak Gol dari Penalti, Timnas Indonesia Tertinggal 0-1 dari Bulgaria di Babak Pertama
-
Elkan Baggott Sebut Timnas Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Rezim Shin Tae-yong?
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Rombak Skuad!
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
3 Pemain Timnas Indonesia Tak Dapat Menit Bermain dari John Herdman di FIFA Series 2026
-
Bedah Statistik Laga Perdana Pelatih Timnas Indonesia: John Herdman Lewati Rekor STY dan PK
-
Eksperimen Berani John Herdman! Beri Panggung 8 Pemain Super League Indonesia Lawan Bulgaria
-
Alasan Jay Idzes Tetap Bahagia meski Timnas Indonesia Dibungkam Bulgaria
-
Jay Idzes Bicara Bibit Harapan di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia
-
Perankan 5 Posisi Berbeda di Timnas Indonesia, Ini Respons Calvin Verdonk
-
Dari Bek Kiri Hingga Gelandang Serang, Intip Transformasi Gila Calvin Verdonk di Timnas Indonesia
-
Reaksi Jay Idzes Lihat Gaya Melatih John Herdman Saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria
-
Tak Tergantikan! Ini Satu-satunya Pemain yang Tampil Penuh Selama FIFA Series 2026
-
Dominasi Semu Timnas Indonesia, Herdman Ungkap Faktor Kekalahan Garuda atas Bulgaria