Suara.com - Pelatih Borneo FC Milomir Seslija optimistis timnya bakal meraih kemenangan menghadapi Barito Putra pada lanjutan pertandingan grup B Piala Presiden 2022 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu 22 Juni 2022.
Pelatih yang akrab disapa Milo tersebut tidak mau meremehkan kekuatan tim Barito yang saat ini berada di puncak klasemen grup B Piala Presiden 2022.
Ia optimistis untuk memotivasi para pemainnya agar tampil dengan semangat juang yang tinggi, sehingga bisa merebut kembali puncak klasemen dan melapangkan jalan menuju fase selanjutnya pada turnamen pramusim.
Tambahan dua amunisi, Terens Puhiri dan Stefano Lilipaly usai menjalani laga timnas, membuat pelatih yang akrab disapa Milo tersebut semakin yakin akan kekuatan timnya tampil lebih baik dibandingkan laga sebelumnya saat mengalahkan Madura United dengan skor 1-0.
"Terens dan Lilipaly adalah pemain bagus karena mereka pemain timnas, dan saat ini mereka telah bergabung dengan rekan- rekannya di latihan, mereka juga menunjukkan sikap yang bagus, dan serius saat latihan, tentunya ini menjadi tambahan modal bagi kami menghadapi Barito Putra," kata Milo di Stadion Segiri Samarinda, Selasa (21/6/2022).
Menurut Milo para pemainnya dalam kondisi siap menjalani pertandingan karena tidak ada satupun pemainnya yang sakit atau menderita cedera.
"Justru kondisi seperti ini membuat pelatih pusing, karena banyaknya pemain yang bisa menjadi pilihan untuk masuk dalam starting eleven," kata Milo.
Sementara itu, Stefano Jantje Lilipaly mengatakan bahwa tim Barito Putra punya materi pemain yang cukup bagus dan merata di semua lini, sehingga tidak bisa dianggap sebelah mata.
Lilipaly mengingatkan kepada rekannya untuk mewaspadai pergerakan pemain Barito Putra Risky Pora yang punya kecepatan dan umpan akurat.
Baca Juga: Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persib Bandung, Piala Presiden 2022 Malam Ini
"Risky Pora mantan rekan saya di timnas, dia pemain yang bagus dan punya umpan yang bagus dan bisa membahayakan setiap lawannya," jelas Lilipaly.
Tag
Berita Terkait
-
Borneo FC Ancam Persib, Koldo Obieta Ungkap Modal Pesut Etam Rebut Juara Super League!
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
-
Gagal Promosi, Teco Ajak Manajemen Evaluasi Barito Putera
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Sikut-sikutan dengan Persib, Nadeo Argawinata Ingatkan Borneo FC Jaga Chemistry Demi Gelar Juara
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati