Suara.com - Timnas Malaysia U-19 membuat satu kejutan tersendiri sebelum gelaran Piala AFF U-19 2022 dengan memanggil pemain yang berkarier bersama klub raksasa Liga Serbia, Red Star Belgrade, yakni Omar Raiyan bin Kama Azlan.
Omar Raiyan bin Kama Azlan yang menjadi salah satu nama di antara daftar 26 pemain yang dipanggil oleh pelatih timnas Malaysia U-19, Hassan Sazali Mohd Waris, untuk mengikuti TC jelang Piala AFF U-19 2022.
Menurut rencana, Omar Raiyan dan para pemain timnas Malaysia U-19 lainnya akan memulai pemusatan latihan pada 25-29 Juni 2022 untuk bersiap menghadapi Piala AFF U-19 2022.
Tentu saja, menarik untuk menunggu kiprah Omar Raiyan bersama skuad muda Harimau Malaya di ajang ini. Sebab, ia punya rekam jejak yang apik karena berstatus sebagai pemain Red Star Belgrade.
Sebagai informasi, timnas Malaysia U-19 akan tergabung di Grup B Piala AFF U-19 2022 bersama Laos, Timor Leste, Kamboja, dan Singapura.
Profil Omar Raiyan bin Kama Azlan
Omar Raiyan bin Kama Azlan merupakan pesepak bola Malaysia yang tercatat lahir di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Ia lahir pada 2004.
Perjalanan sepak bola Omar Raiyan bermula ketika bergabung dengan akademi Manchester City di Abu Dhabi sejak usia sembilan tahun pada 2013. Di sana, ia berlatih selama kurang lebih tujuh tahun.
Momen pertama Omar Raiyan menjadi sorotan publik Negeri Jiran terjadi pada medio Juni 2020. Saat itu, dia meneken kontrak bersama klub raksasa Liga Serbia, Red Star Belgrade.
Baca Juga: Shin Tae-yong Incar Juara Piala AFF U-19 2022, Media Vietnam Was-was
Sayangnya, keluarganya harus melewati masa-masa sulit karena ayahnya, Kama Azlan, harus kembali ke Abu Dhabi karena bisnisnya di Belgrade gagal.
Ibunya pun juga kehilangan pekerjaan akibat resesi ekonomi global yang muncul karena dampak pandemi Covid-19 saat itu. Selama tinggal di Serbia, dia dirawat oleh pengurus, klub, dan teman-teman keluarganya.
Sayangnya, Omar Raiyan tak memenuhi syarat untuk memainkan pertandingan resmi bersama klub muda Red Star Belgrade karena pasal 18 FIFA mengenai Perlindungan Anak di Bawah Umur.
Aturan ini mengatur bahwa transfer internasional hanya dapat dilakukan jika pemain tersebut berusia di atas 18 tahun.
Oleh karena itu, Red Star Belgrade memberikannya tenggat waktu sampai ia berusia 18 tahun sehingga Pasal 19 FIFA tidak lagi berlaku padanya.
Selama itu, dia berpindah dari skuad U-17 untuk berlatih dengan tim U-19. Dia juga pernah memainkan beberapa laga persahabatan dengan tim U-23 Red Star Belgrade.
Tag
Berita Terkait
-
Dapat Panggilan Malaysia Jelang Piala AFF U-19 2022, Omar Azlan Ternyata Kagumi Witan Sulaeman
-
Prestasi Timnas Indonesia U-19 dalam Catatan Sejarah Piala AFF U-19
-
3 Kontestan Grup A Piala AFF U-19 2022 yang Bisa Jegal Timnas Indonesia U-19
-
Dipanggil Malaysia ke Piala AFF U-19 2022, Omar Azlan Disebut Mirip Phil Foden
-
Malaysia Panggil Pemain yang Berkarier di Red Star Belgrade untuk Piala AFF U-19 2022
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan