Suara.com - Pelaku pembakaran petasan dan flare di tribun penonton kini bisa diketahui. Oleh sebab itu, Ketua Divisi Pembinaan Suporter PSSI, Budiman Dalimunthe meminta untuk waspada.
Seperti diketahui, duel Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam dalam laga perdana Grup A Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, di warnai pesta flare suporter. Insiden tersebut terjadi, Sabtu (2/7/2022).
Keberadaan flare di laga itu dikecam banyak pihak termasuk PSSI. Bahkan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyayangkannya karena mengganggu fokus pemain.
Budiman menjelaskan pelaku pembakaran flare saat itu sudah ditangkap. Meski tidak dijelaskan secara detail, ia mengaku bisa mengenali oknum pembakaran petasan dan flare untuk ditindaklanjuti.
"Kami meminta komunitas untuk menjaga dan mengawasi. Di tribun selatan dan utara sudah ditangkap, mungkin di lain waktu bisa diidentifikasi," kata Budiman di Stadion Patriot, Senin (4/7/2022).
"Tiket beli kan pakai identitas, NIK segala macam, Itu gunanya tiket hanya boleh untuk 1 orang. Nanti seat number juga bakal ada," sambungnya.
Lebih lanjut, untuk oknum suporter yang membakar flare kemarin belum ditindak tegas. Mereka hanya diusir dari tribun penonton.
Namun, untuk berikutnya bukan tidak mungkin ada tindakan tegas yang dilakukan. Dalam waktu dekat, Budiman akan mencoba berkomunikasi dengan komunitas suporter agar kejadian serupa tidak terulang.
"Saya belum cek, pelaku yang kemarin baru sekadar ditangkap dan diusir. Berikutnya kami akan ketemu dengan teman komunitas akan kami kasih peringatan, atau hukuman," ujarnya.
Baca Juga: Hadapi Timnas Indonesia U-19, Pelatih Thailand U-19 Waspadai Suporter Tuan Rumah
"Kejadian berikutnya kami akan koordinasi dengan teman-teman pengamanan. Bisa diinformasikan juga ke semua tiket provider yang bekerja sama dengan PSSI atau sampai ke klub-klub juga."
"Jadi akan lebih susah, apalagi akan ada UU Keolahragaan. Yang seperti ini harus dapat punishment sehingga akan terkucilkan. Itu kontrol sosial," pungkasnya.
Adapun pertandingan melawan Vietnam berakhir 0-0. Terbaru, Timnas Indonesia U-19 menang besar atas Brunei Darussalam tujuh gol tanpa balas, Senin (6/7/2022).
Berita Terkait
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi