Suara.com - Kebersamaan Mauricio Pochettino dan Paris Saint-Germain (PSG) resmi berakhir setelah tim asal Prancis itu mengumumkan Christophe Galtier sebagai juru taktik anyar mulai musim depan.
Sebelum mengakhiri kariernya di PSG dengan pemecatan, Mauricio Pochettino terlihat sebagai salah satu sosok paling beruntung karena berkesempatan untuk menukangi klub yang dulu sempat dibelanya.
Namun tak seperti hubungan Zinedine Zidane dan Real Madrid yang berakhir manis di mana juru taktik asal Prancis itu sukses mempersembahkan gelar baik ketika bermain maupun menjadi pelatih, Pochettino mendapati kenyataan sebaliknya.
Pochettino yang ditunjuk sebagai pelatih anyar PSG pada Januari 2021 lalu tidak mendapatkan hasil seperti yang didambakan. Dia cuma bertahan satu setengah musim, memimpin tim dalam 84 laga, sebelum didepak begitu saja.
Padahal, selain mampu mempersembahkan tiga trofi untuk PSG yakni Piala Prancis 2020/2021, Piala Super Prancis 2020/2021 dan Ligue 1 Prancis 2021/2022, Pochettino merupakan sosok penting untuk PSG.
Mauricio Pochettino diketahui sempat bermain untuk Paris Saint-Germain pada periode 2001-2003. Dalam periode itu, dia bahkan sempat menjabat sebagai kapten tim sebelum hengkang ke Bordeaux pada 2004.
Pochettino pun kini buka suara pasca dipecat PSG. Lewat unggahan di Instagram, dia tetap berterima kasih kepada manajemen klub terutama Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi atas kerjasamanya dalam satu setengah musim terakhir.
"Saya ingin mendoakan yang terbaik bagi semua orang di PSG untuk masa depan - pemilik, dewan, para pemain, semua staf dan pendukung," tulis Pochettino.
"Kepada Nasser - saya ingin mengucapkan terima kasih telah memberi saya kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga PSG lagi."
Baca Juga: Absen di Latihan Perdana Manchester United, Peluang Cristiano Ronaldo Gabung Klub Lain Kecil
"Kami menikmati beberapa momen luar biasa dan kemenangan besar bersama-sama dan, sebagai staf pelatih, dengan setiap pengalaman kami selalu mengambil pelajaran untuk maju. evolusi kita untuk masa depan."
"Kami bangga finis sebagai juara liga di klub yang sangat berarti bagi saya dan keluarga saya, dari waktu saya di sini sebagai pemain dan kapten, dan sekarang sebagai pelatih."
Melansir Goal Internasional, belum diketahui langkah selanjutnya dari Pochettino pasca dipecat PSG. Dia memang sempat dikaitkan dengan Manchester United setelah meninggalkan Tottenham akhir 2019 lalu, tetapi situasi saat ini sudah berubah.
Tottenham telah menunjuk Antonio Conte sejak musim lalu dan sukses kembali ke Liga Champions musim depan. Sementara Manchester United jelas sudah melupakannya usai mendapat jasa Erik ten Hag.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP