Suara.com - Pelatih Kiper Persija Jakarta, Jan Klima mengungkapkan perbedaan gaya latihan di Indonesia dan Eropa. Menurut pelatih asal Republik Ceko itu, ada perberdaan mencolok antara Indonesia dan Eropa.
Jan Klima menjelaskan di Eropa lebih mengedepankan kondisi fisik dan taktik. Sementara di Indonesia lebih fokus ke individu pemain.
“Republik Ceko atau pun sepak bola Eropa lebih fokus dalam segi keatletisan dan strategi. Sementara sepak bola Indonesia lebih fokus kepada performa individu daripada taktik," kata Jan Klima dikutip dari laman resmi klub, Rabu (20/7/2022).
Perlahan tapi pasti, ia bersama pelatih kepala Thomas Doll mulai mengubah metode latihan. Meski mengalami kesulitan di awal, ia melihat Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan bisa belajar dengan baik.
"Tapi selama saya melatih di Persija saya melihat tim ini sangat cepat belajar dan mereka sudah mulai terbiasa dengan arahan pelatih,” terang Jan.
Berbeda dari musim-musim sebelumnya di mana Persija kerap mendatangkan pelatih dan pemain dari Brasil, di musim ini Macan Kemayoran mendatangkan pelatih dari Eropa.
Mereka adalah Thomas Doll, Jan Klima, Paul Keenan, Pasquale Rocco, serta dibantu pelatih-pelatih lokal.
Selain itu, tiga pemain asing non Asia seluruhnya juga berasal dari Eropa yakni Ondrej Kudela (Ceko), Michael Krmencik (Ceko), dan Hanno Behrens (Jerman). Sementara untuk slot Asia diisi pemain Timnas Bahrain yang pernah merasakan kompetisi Eropa yaitu Abdulla Yusuf Helal.
Persija akan memulai perjuangan di Liga 1 2022/2023 dengan menghadapi Bali United. Duel akan tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (23/7/2022).
Baca Juga: Shin Tae-yong: Timnas Indonesia U-19 Butuh Pemain di 5 Posisi untuk Piala Dunia U-20
Tag
Berita Terkait
-
Tekankan Peran Satpol PP, Dirjen Bina Adwil Apresiasi Komitmen Kepala Daerah Seluruh Indonesia
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Jadwal World Climbing Series Chamonix 2026: Veddriq Leonardo Cs Siap Beraksi!
-
Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih
-
John Herdman Tak Gentar Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Ujian Terbaik Timnas Indonesia
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis
-
Susunan Pemain Spanyol vs Belgia: De la Fuente Coret Pedri Diganti Fabian Ruiz
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Intip Menu TC Timnas Indonesia di Bali: Dari Genjot Fisik hingga Asah Lini Depan
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
-
Nicholas Raskin Minta Belgia Main Pragmatis demi Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
John Herdman Tak Gentar Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Ujian Terbaik Timnas Indonesia
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030