Suara.com - Pelatih baru Paris Saint-Germain (PSG), Christophe Galtier membeberkan kelebihan dan kekurangan timnya ketika menang susah oayah atas Kawasaki Frontale pada Rabu (20/7/2022).
Dalam pertandingan pramusim pertama mereka di Jepang itu, PSG mengalahkan Kawasaki Frontale dengan skor tipis 2-1.
Messi, Neymar dan Kylian Mbappe semuanya menjadi starter PSG dalam laga yang dilangsungkan di depan 65.000 penonton yang menyesaki Stadion Nasional Tokyo.
Messi membuka skor pada menit ke-32 tetapi skuad PSG yang banyak berubah pada babak kedua hanya bisa mencetak satu gol lagi melalui pemain pengganti Arnaud Kalimuendo.
Mbappe beberapa kali gagal mencetak gol karena dihalau kiper Jung Sung-ryong pada babak pertama setelah berpadu apik dengan Messi.
Pemain Argentina itu sendiri sempat dihalau sang kiper tetapi kemudian membawa PSG unggul setelah mengarahkan tembakan ke sudut gawang dari dalam kotak penalti.
Kawasaki yang juara J-League pada akhrinya mampu membalaskan satu gol pada menit ke-84 ketika Kazuya Yamamura menanduk bola tanpa penjagaan.
"Kami membuat lawan mendapatkan terlalu banyak peluang di depan gawang kami," kata Galtier seperti dikutip dari AFP, Kamis (21/7/2022).
Meski menyoroti kekurangan timnya, Galtier juga memuji penampilan lini depan PSG yang dia anggap mampu menciptakan banyak peluang berbahaya.
Baca Juga: Cetak 8 Gol dari Dua Pertandingan, Erik ten Hag Masih Belum Puas dengan Performa Manchester United
"Ada sejumlah fase permainan yang bagus dan beberapa kombinasi serangan yang bagus," kata Galtier.
"Saya menyukai cara kami menempatkan mereka dalam tekanan tinggi yang menghasilkan beberapa peluang berbahaya," tambahnya sebagaimana dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Renato Sanches Berikan Ultimatum kepada PSG
-
Video Stadion Milik Bolivia yang Dijuluki Neraka bagi Pesepak Bola, Berani Timnas Indonesia Bertanding di Sini?
-
Guardiola Bantah PSG Tawari Neymar ke Manchester City
-
Permintaan Jose Mourinho, AS Roma akan Coba Datangkan Georginio Wijnaldum dari PSG
-
Profil Zidane Iqbal, Pemain Muda Berdarah Palestina - Irak yang Curi Perhatian di Tur Pramusim Manchester United
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci