Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts menyebut pertandingan yang berakhir imbang 2-2 melawan tuan rumah Bhayangkara FC di pekan pembuka dijadikan pelajaran untuk menatap laga BRI Liga 1 2022/2023 selanjutnya.
Robert mencatat beberapa kesalahan pemainnya, antara lain kiper yang salah mengambil keputusan dan kurangnya fokus ketika unggul pada menit-menit akhir.
"Artinya itu kesalahan di organisasi pemain, mereka tidak bisa mengidentifikasi apa yang menjadi tanggung jawab mereka," kata Robert seperti dimuat Antara, Selasa (26/7/2022).
Sebelum sesi latihan Selasa ini, ada pertemuan tim untuk membahas dan menganalisa permainan ketika menghadapi Bhayangkara.
"Kami mempertahankan elemen yang sudah bagus sekaligus membenahi elemen yang masih kurang," kata dia.
Robert menilai pemain-pemainnya yang kehilangan fokus itu bukan karena kelelahan karena mereka memiliki kondisi fisik yang baik yang terlihat dari catatan detak jantung mereka.
"Tapi untuk David da Silva, tentu dia lama tidak bermain dan berlatih sejak cedera terakhir yang dialaminya sehingga dia kelelahan dan itu normal," kata Roberts.
"Kami juga masih memberikan ancaman di menit-menit akhir meski tidak bisa melakukan penyelesaian akhir dengan baik," tambah dia.
Roberts juga menilai hasil belum optimal ketika menghadapi The Guardians bukan karena soal taktik karena transisi formasi dari bertahan dan menyerang sudah cukup baik.
Baca Juga: Musim Baru BRI Liga 1, Persija Konfirmasi Pergantian Nomor Punggung Tujuh Pemain
Persib Bandung ditahan imbang 2-2 oleh Bhayangkara di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/7).
Bhayangkaraunggul lebih awal lewat gol Ezzejari pada menit ke-38. Persib menyamakan kedudukan dari gol Rachmat Irianto pada menit ke-42 dan berbalik unggul berkat gol Frets Butuan pada menit ke-48.
Bhayangkara menyamakan kedudukan lewat gol pemain cadangan Sani Rizki pada menit ke-85.
[Antara]
Berita Terkait
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati