Suara.com - Pelatih kiper Timnas Indonesia U-16, Markus Horison jadi sorotan. Ini bukan karena prestasinya yang turut berkontribusi membawa Timnas U-16 jadi juara Piala AFF U-16 2022, tapi perangainya yang bikin geleng-geleng kepala.
Pria berkepala plontos itu melontarkan kata-kata yang bikin publik menyayangkan sikapnya.
Saat berjalan bersama para pemain dan staf pelatih untuk dikalungi gelar juara, Markus mendatangi kamera televisi dan melontarkan kalimat satire.
"Local pride campione," teriak lantang mantan kiper Timnas Senior Indonesia itu.
Ucapan yang dilontarkan oleh Markus itu mendapatkan perhatian dari para netizen dan pendukung Timnas Indonesia U-16. Banyak yang menyayangkan ucapan tersebut.
Ucapan 'local pride' diasumsikan netizen sebagai sindiran untuk pelatih kepala Timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong dan para pemain keturunan yang saat ini tengah diurus proses naturalisasinya.
Di laman sosial media baik Twitter, Instagram ataupun Tiktok, muncul video rekaman Markus saat berteriak itu dan jadi bahan kritikan dari netizen.
Markus tidak sendirian sebetulnya. Dia berteriak seperti itu bersama staf pelatih lainnya yang belakangan diketahui bernama coach Gilang.
Sikap ini jelas sangat disayangkan lantaran dilakukan oleh sosok yang pernah menjadi kiper Timnas Indonesia. Markus Horison sendiri memang salah satu kiper terbaik pada masanya.
Baca Juga: Viral Markus Horison Teriak 'Local Pride' usai Timnas Indonesia U-16 Juara, Banjir Hujatan Netizen
Saat masih aktif bermain, Markus Horison sangat lekat dengan PSMS Medan sebagai klub yang dibela olehnya pada periode 2003 hingga 2008 dan 2011-2012.
Selain PSMS, Markus juga tercatat pernah membela beberapa klub besar di Indonesia di antaranya Persib Bandung, Arema FC, hingga PSM Makassar.
Di level timnas, Markus Horison mencatatkan 37 caps bersama Timnas Indonesia di level senior. Namun, dia tidak pernah memberi gelar juara untuk skuad Garuda.
Prestasi terbaiknya bisa dibilang runner-up Piala AFF 2010.
Prestasi Markus Horison:
- Piala Emas Bang Yos (2004, 2005 2006)
Berita Terkait
-
Jalan Menuju Timnas U-16, Putri Surakarta Dampingi Scorpion FC ke HSL Nasional!
-
Allahuakbar! 5 Pemain Timnas Indonesia Pindah Agama Peluk Islam, Ada Kiper
-
PSSI Buka Opsi Medan Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-16 dan U-19 2026
-
Nasywa Salsabila Jadi Top Skor Piala AFF Putri U-16 2025
-
Kalahkan Thailand, Australia Juarai Piala AFF U-16 Putri 2025
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey