Suara.com - Hasil drawing Piala AFF 2022 menempatkan timnas Kamboja di Grup A bersama Timnas Indonesia, Thailand, Filipina dan pemenang play-off antara Brunei Darussalam melawan Timor Leste.
Kamboja boleh saja tergabung dalam grup sulit di Piala AFF 2022, namun statusnya sebagai tim kuda hitam tetap harus diwaspadai.
Bukan tak mungkin Kamboja bakal menggebrak, mengingat Piala AFF menerapkan sistem atau format yang berbeda dari edisi 2020 lalu.
Mulai dari fase grup Piala AFF 2022, di mana setiap pertandingan memakai format kandang-tandang praktis seluruh tim akan menjalani dua pertandingan melawan satu tim.
Format yang sebenarnya sudah diterapkan untuk edisi 2018 lalu, Kamboja tentu akan mengambil keuntungan dari format tersebut.
Karena pertandingan tidak hanya ditentukan oleh satu laga saja di babak penyisihan grup, temasuk babak semifinal dan final yang juga memakai format sama.
Menilik dari laman Transfermarkt, para pemain yang kemungkinan akan diturunkan di Piala AFF 2022 nanti mayoritas para pemain muda.
Tercatat hanya ada empat pemain timnas Kamboja yang memiliki umur 30 tahun hingga 31 tahun, selebihnya adalah pemain yang usianya di bawah 28 tahun.
Bahkan beberapa di antaranya pemain andalan Kamboja juga masih berusia belasan tahun, seperti penyerang Sieng Chanthea yang berusia 19 tahun.
Baca Juga: 4 Alasan Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Thailand di Grup A Piala AFF 2022
Kemudian di posisi gelandang ada Sinti Chou (19 tahun), Sovann Makara Sin (17 tahun) dan untuk posisi bek Bunchhai Taing yang berusia 19 tahun.
Di bawah komando duet pelatih Keisuke Honda dan Ryu Hirose, timnas Kamboja diharapkan para pendukungnya bisa memberi warna tersendiri di Piala AFF 2022.
Semenjak ikut serta di Piala AFF pada tahun 1996 hingga terakhir 2020 lalu, prestasi Kamboja hanya mentok di babak penyisihan grup saja.
Namun, Kamboja tetap tidak boleh diremehkan seiring bermunculannya para pemain yang menonjol dan menjadi andalan Honda.
Salah satunya adalah Chan Vathanaka, juru gedor andalan yang selalu menjadi pengisi starting timnas Kamboja, termasuk baru-baru ini saat melawan Vietnam.
Chan Vathanaka bisa dibilang sebagai Messi-nya Kamboja, kariernya menanjak setelah performanya di level klub terbilang mentereng.
Tag
Berita Terkait
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Mitchell Baker Makin Ganas Pimpin Daftar Top Skor Piala AFF 2026
-
Timnas Indonesia Harus Susah Payah Kalahkan Timor Leste, Shayne Pattynama: Kami Kesulitan
-
Vietnam Kehilangan Poin, Timnas Indonesia Bisa Ambil Alih Grup A Piala AFF 2026
-
Timnas Indonesia Kalahkan Timor Leste, John Herdman Terpesona dengan Debut Tim Geypens
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'
-
BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat
-
6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi
-
Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII
-
Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah