Suara.com - Timnas Kosta Rika bisa menjadi salah satu tim kuda hitam yang penampilannya dinantikan di Piala Dunia 2022 nanti. Berikut profil singkat tim berjuluk Los Ticos ini.
Perjalanan Timnas Kosta Rika relatif tidak mudah untuk mendapat tiket ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar. Mereka harus melewati babak play-off inter-konfederasi mewakili konfederasi CONCACAF (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia).
Adapun hanya empat wakil dari CONCACAF yang diperbolehkan ikut Piala Dunia 2022. Kosta Rika menjadi negara terakhir yang lolos, menyusul Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko.
Perjalanan di Kualifikasi
Selama babak kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona CONCACAF, Kosta Rika cuma mampu menempati peringkat keempat klasemen keseluruhan.
Kosta Rika sebetulnya sama-sama mengumpulkan 25 poin seperti Amerika Serikat di peringkat ketiga, tetapi mereka kalah selisih gol.
Karena cuma finis di peringkat empat klasemen kualifikasi Piala Dunia Zona CONCACAF, Kosta Rika harus menghadapi Selandia Baru yang merupakan pemenang babak play-off Zona Oseania.
Di laga melawan Selandia Baru yang dihelat pada 14 Juni di Qatar tersebut, Kosta Rika berhasil mengalahkan sang lawan dengan skor tipis 1-0.
Prestasi di Piala Dunia
Baca Juga: Ihwal Bidding Piala Asia 2023, Korsel Nampak Jauh Lebih Siap ketimbang Indonesia
Meski terseok-seok di babak kualifikasi, Kosta Rika merupakan negara di konfederasi CONCACAF yang cukup konsisten meloloskan diri ke putaran final Piala Dunia.
Sejak Piala Dunia 2014 di Brasil, Kosta Rika tidak pernah absen mentas di ajang sepak bola terbesar sejagat ini. Secara keseluruhan, Kosta Rika sudah lima kali lolos ke putaran final Piala Dunia.
Pertama kali Kosta Rika lolos ke Piala Dunia yaitu pada edisi 1990 di Italia. Saat itu mereka lolos hingga babak 16 besar. Kemudian Kosta Rika juga lolos di Piala Dunia 2002 dan Piala Dunia 2006.
Di Piala Dunia 2016, Kosta Rika bahkan bikin kejutan. Berstatus sebagai tim non-unggulan, Kosta Rika lolos hingga perempat final.
3 Pemain Andalan
Keberhasilan Kosta Rika lolos ke Piala Dunia 2022 tentu tidak terlepas dari kerja keras para pemain dan pelatih. Di antara skuad yang terakhir dipanggil, Kosta Rika punya beberapa pemain andalan.
Di antaranya ada Joel Campbell. Pemain yang kini membela tim asal Meksiko, Leon, jadi pencetak gol kemenangan Kosta Rika saat mengalahkan Selandia Baru di play-off inter-konfederasI Piala Dunia 2022.
Selanjutnya adalah sang kiper andalan, Keylor Navas. Kiper berusia 35 tahun tersebut menjadi sosok penting kokohnya pertahanan Kosta Rika.
Kiper Paris Saint-Germain itu tercatat sudah mengoleksi 107 caps bareng Kosta Rika. Pengalamannya bermain di berbagai klub besar macam Real Madrid dan PSG menjadi suntikan tenaga yang besar buat Kosta Rika.
Pemain andalan Kosta Rika selanjutnya adalah Celso Borges. Gelandang berusia 34 tahun itu sudah mengoleksi 153 caps buat Kosta Rika dengan 27 gol.
Pelatih
Saat ini Kosta Rika dilatih oleh pelatih asal Kolombia Luis Fernando Suarez Guzman. Pelatih berusia 62 tahun ini punya beberapa pengalaman melatih negara di benua Amerika, seperti Ekuador, Honduras, hingga direkrut Kosta Rika pada 1 Juni 2021.
Di bawah arahan Luis Guzman, Kosta Rika sudah melakoni 21 pertandingan dengan catatan 12 kemenangan, 4 kali imbang, dan 5 kali kalah.
Daftar Opsi Pemain untuk Piala Dunia 2022:
Kiper:
Keylor Navas (PSG)
Esteban Alvarado (Herediano)
Leonel Moreira (Alajuelense)
Bek:
Bryan Oviedo (Copenhagen)
Francisco Calvo (Unattached)
Kendall Waston (Saprissa)
Rónald Matarrita (FC Cincinnati)
Keysher Fuller (Herediano)
Ricardo Blanco (Saprissa)
Juan Pablo Vargas (Millonarios)
Daniel Chacón (Cartaginés)
Gelandang :
Celso Borges (Alajuelense)
Bryan Ruiz (Alajuelense)
Yeltsin Tejeda (Herediano
Randall Leal (Nashville SC)
Alonso Martínez (Lommel SK)
Gerson Torres (Herediano)
Orlando Galo (Herediano)
Jewison Bennette (Sunderland)
Aarón Suárez (Alajuelense)
Youstin Salas (Grecia)
Douglas López (Santos de Guápiles)
Penyerang:
Joel Campbell (Monterrey)
Johan Venegas (Alajuelense)
José Guillermo Ortiz (Herediano)
[Aditia Rizki]
Berita Terkait
-
Krisis Internal Timnas Curacao, Fred Rutten Mundur Usai Tekanan Pemain Minta Pelatih Lama Kembali
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
Messi Kapten, Lionel Scaloni Berani Buang Paulo Dybala Demi Darah Muda Serie A di Piala Dunia 2026
-
Jerit Ibu di Meksiko: Anak Kami Dihilangkan, Kalian Berpesta Piala Dunia 2026
-
9 Pemain Kejar Rekor Gila di Piala Dunia 2026: Dari Messi hingga Kylian Mbappe
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
-
Era Baru Der Panzer Dimulai di Piala Dunia 2026, Nagelsmann Tolak Jerman Jadi Spanyol 2.0
-
Cari Pelapis Harry Kane, Thomas Tuchel Bakal Pilih Striker Uzur Ini ke Piala Dunia 2026
-
Kabar Buruk di Balik Fakta Gelandang Man City Mau Kenakan Jersey Timnas Indonesia
-
Dua Gelar Juara di Depan Mata Arsenal Diterpa Kabar Buruk, Mikel Arteta Panik?
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja
-
Sindiran Lamine Yamal ke Real Madrid hingga Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Juara Barcelona
-
Persaingan Juara Super League Kurang Adil? Persija Punya Masalah yang Tak Dimiliki Persib dan Borneo