Suara.com - Sejumlah pertandingan yang telah diselenggarakan di kompetisi Liga 1 tercatat memiliki jumlah gol yang tinggi dan bisa dianggap fantastis.
Jumlah gol yang tinggi ini mewarnai kemenangan telak yang diraih oleh klub dan membenamkan tim yang menelan kekalahan.
Setidaknya, salah satu kemenangan terbesar di era Liga 1 itu sebetulnya sempat terjadi di kompetisi musim ini, alias 2022-2023.
Adapun dua kemenangan telak lainnya terjadi pada musim pertama Liga 1, alias pada 2017. Menariknya, dua kemenangan telak ini melibatkan satu klub yang selalu jadi korban.
Berikut Suara.com menyajikan tiga kemenangan terbesar yang pernah terjadi di 1. kompetisi era Liga 1.
1. Persela Lamongan vs Persegres Gresik (Liga 1 2017)
Pada laga Liga 1 2017 bertajuk Derby Jawa Timur yang mempertemukan antara Persela Lamongan dan Persegre Gresik.
Laga yang berlangsung 30 September 2017 itu diwarnai dengan terciptanya delapan gol. Sebab, pada akhir pertandingan, Persela Lamongan sukses menang 7-1 atas Persegres Gresik.
Awalnya, Persela unggul 3-0 lewat dua gol Samsul Arif dan Sandi Septian pada babak pertama. Lalu, babak kedua kembali diwarnai gol Samsul dan Sandi Septian.
Baca Juga: Hasil Arema FC vs Persib Bandung: David Da Silva Bawa Maung Bandung Menang 2-1
Ada pula Jose Coelho dan Saddil Ramdani yang ikut mencatatkan namanya di papan skor. Sementara tim lawan hanya mampu membalas satu gol lewat Arga Permana pada akhir laga.
2. Madura United vs Barito Putera (Liga 1 2022-2023)
Pertandingan pekan pertama Liga 1 2022-2023 sempat diwarnai dengan drama banjir delapan gol ketika Madura United berjumpa Barito Putera.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan itu, Madura United sukses menang dengan skor 8-0 atas Madura United.
Masing-masing gol tersebut disumbangkan oleh Ricky Ariansyah (20'), Lulinha (22', 51', dan 87'), Alberto Goncalves (30'), Malik Risaldi (45'), Pedro Henrique (90+2), dan gol bunuh diri Luthfi Kamal (48').
3. Sriwijaya FC vs Persegres Gresik (Liga 1 2017)
Berita Terkait
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial