Suara.com - Liverpool kini sedang dalam kondisi tidak baik setelah rentetan hasil buruk di awal musim Liga Inggris 2022/2023 dan puncaknya dipermalukan Napoli di Liga Champions.
Kekalahan sebenarnya bukan hal baru yang dialami Liverpool selama pria Jerman, Jurgen Klopp menukangi tim Merseyside itu.
Di era Klopp, Liverpool relatif kembali menjadi klub besar yang disegani lawan, menunjukkan nama besar yang telah lama disandang.
Namun bukan berarti The Reds bisa terhindarkan dari kekalahan. Ternyata sepanjang dilatih Klopp, tim yang bermarkas di Stadion Anfield itu beberapa kali mengalami kekalahan besar.
Berikut kekalahan besar Liverpool selama berada di bawah komando Jurgen Klopp:
Watford (0-3)
Oktober 2015 menjadi awal kekalahan besar yang dialami Jurgen Klopp di Liverpool saat melawan Watford.
Skor 0-3 menutup perlawanan Liverpool atas Watford dan menjadi hasil menyedihkan tepat sebelum perayaan Natal tahun 2015.
Leicester City (1-3)
Baca Juga: Video Perkenalan Libatkan Serigala, Diego Costa Akui Takut Setengah Mati: Ini Bukan Anjing Ya!
Februari 2017, Liverpool kembali menelan kekalahan besar yakni dari Leicetser City. Stadion King Power menjadi saksi The Reds terpongkeng 1-3.
Bahkan karena kekalahan itu, Liverpool dipaksa tersingkir dari empat besar klasemen Liga Inggris, meskipun untuk pertama kalinya setelah cukup lama The Reds kembali main di Liga Champions pada musim tersebut.
Manchester City (0-5)
Di tahun yang sama usai terbantai dari Leicester City, Liverpool kembali terbantai dan kali ini dari rival berat mereka, Manchester City.
The Reds dicukur 0-5 saat bertandang ke Stadion Etihad. Diawali dengan kartu merah Sadio Mane di awal pertandingan hingga jadi mimpi buruk Liverpool.
Barcelona (0-3)
Berita Terkait
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026