Suara.com - Pelatih Tim Nasional (Timnas) Curacao Remko Bicentini menyebut keramahan warga Indonesia menjadi motivasi untuk menampilkan permainan terbaik ketika menghadapi Timnas Indonesia.
"Kami berlatih kemarin dan merasakan kondisi stadion yang bagus, orang-orang di sini juga ramah. Karena itu kami punya motivasi yang bagus untuk pertandingan besok," kata Remko saat konferensi pers menjelang pertandingan di Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/9/2022).
Menurutnya, timnya senang bisa bermain di Indonesia karena bertandang ke salah satu negara di Asia Tenggara merupakan pengalaman yang baru. Dia pun mengaku perlu menempuh perjalanan yang jauh untuk bisa mempersiapkan tim menghadapi skuad Garuda.
"Kami juga melakukan perjalanan yang panjang dari bandara menuju hotel. Selain itu perjalanan dari hotel ke stadion juga cukup jauh. Jadi itu yang saya rasakan dari Indonesia," katanya seperti dimuat Antara.
Dia pun mengaku sudah mencari tahu mengenai pemain-pemain yang menghuni Timnas Indonesia. Salah satunya Pratama Arhan yang menurutnya merupakan pemain yang cukup berkualitas.
"Jika melihat tim nasional, saya melihat ada banyak pemain yang bagus seperti Arhan yang bermain sebagai bek kiri," kata dia.
Sementara itu, Kapten Timnas Curacao Cuco Martina mengaku siap untuk menjalani laga menghadapi Timnas Indonesia meski harus mengalami sedikit kendala karena perjalanan yang cukup jauh.
Menurutnya negara Indonesia sudah tak asing lagi baginya karena sempat mendengar beberapa cerita dari rekannya ketika berada di Belanda.
"Saya mendengar ada pemain keturunan Belanda, Klok. Tapi saya tidak begitu tahu, saya punya beberapa teman yang tinggal di Belanda dan mereka banyak memberi tahu saya mengenai Indonesia," kata pemain yang sempat memperkuat klub liga Inggris Everton itu.
Baca Juga: Kakang Rudianto dan Robi Darwis Kembali ke Persib, Luis Milla Makin Sumringah Jelang Hadapi Persija
Adapun Curacao bakal dua kali menghadapi Indonesia dalam laga FIFA Matchday pada Sabtu (24/9/2022) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan pada Selasa (27/9/2022) di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Hal-hal yang Membuktikan Timnas Indonesia Berada di Level Berbeda Sepanjang 2025
-
Fakta Lengkap Skandal Drone John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Jelang Diresmikan Timnas Indonesia, John Herdman Pernah Buat Skandal yang Bikin Geger
-
Bekas Penyerang Andalan STY Puji Kualitas Persib dan Persija Jakarta Berebut Juara Super League
-
Statistik Kemenangan John Herdman Lebih Bagus dari Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik