Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti mengaku buta kekuatan Guam, lawan yang akan dihadapi timnya di laga perdana Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Di ajang Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, Timnas Indonesia U-16 dan Guam tergabung di Grup B bersama Palestina, Uni Emirat Arab (UEA) dan Malaysia.
Guam menjadi lawan pertama bagi skuad Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-16-- pada 3 Oktober 2022. Kemudian, Indonesia akan menghadapi Uni Emirat Arab.
Setelah itu tim besutan Bima Sakti akan menghadapi Palestina pada 7 Oktober 2022 dan terakhir Malaysia pada 9 Oktober mendatang. Seluruh pertandingan akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor.
"Ini pengalaman pertama bagi kami, kita juga nggak begitu mengerti," kata Bima Sakti dalam keterangan yang diterima Suara.com, Jumat (30/9/2022).
Meski demikian, Bima meyakini anak asuhannya akan tetap tampil maksimal. Hasil kemenangan tetap diincar agar bisa lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2023.
"Setiap pertandingan itu penting. Jadi yang pasti kita harus memanfaatkan sebaik mungkin agar bisa memenangi pertandingan," ungkapnya.
"Jadi di sini kami nggak mau tergantung dengan tim lawan," jelas mantan gelandang Timnas Indonesia itu.
Bima memastikan skuad Garuda Asia sudah siap tempur. Persiapan juga telah dilakukan Timnas Indonesia U-16 sejak jauh hari demi mendapatkan hasil maksimal.
Baca Juga: Coret 9 Pemain, Skuad Timnas Indonesia U-16 Pilihan Bima Sakti Mayoritas Jebolan Piala AFF
"Persiapan kita sudah siap juga. Semua pemain dalam kondisi sehat dan baik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Resmi Dirilis! Ini Daftar Harga Tiket Laga Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik
-
Thalita Ramadhan Akui Fisik Jadi Sebab Kekalahan atas Wakil India di Malaysia Masters 2026
-
Kejutan! Leo/Daniel Tersingkir di Babak Pertama Malaysia Masters 2026
-
Tampil Impresif, Ubed Singkirkan Lakhsya Sen di Malaysia Masters 2026
-
Jonatan Christie Ungkap Alasan Turun di Malaysia Masters 2026
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Masuk Nominasi Terbaik Padahal Paling Sedikit Kebobolan
-
Nasib Bojan Hodak di Persib Masih Menggantung, Ini Penjelasan Manajemen
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa
-
Ogah Terpeleset di Laga Terakhir, Julio Cesar Minta Pemain Persib Bandung Lakukan Ini
-
Pujian Berbisa Luis Enrique: Sebut Mikel Arteta Masterpiece Modern Jelang Final Liga Champions
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa
-
Luis Enrique: Arsenal Terbaik di Dunia Jika Tanpa Bola