Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti mengatakan bahwa skuadnya membutuhkan dukungan dari suporter di stadion saat berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada 1-9 Oktober 2022.
"Kami sudah melihat atmosfer penonton di Pakansari saat timnas Indonesia melawan Curacao. Semoga kami tim junior mendapatkan dukungan yang sama," ujar Bima dalam konferensi pers di kawasan Sentul, Bogor, Jumat (30/9/2022).
Pada laga persahabatan FIFA Indonesia menghadapi Curacao, Selasa (27/9/2022), ada lebih dari 12 ribu suporter yang menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Pakansari.
Bima pun berharap jumlah pendukung Indonesia yang datang ke Pakansari pada Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 bisa melebihi total suporter di Piala AFF U-16 2022 yang berlangsung pada Juli-Agustus di Sleman, Yogyakarta.
Di Piala AFF U-16 itu, pada awal turnamen, jumlah penonton yang hadir di Stadion Maguwoharjo untuk menyaksikan penampilan Indonesia tak sampai dua ribu orang.
Maguwoharjo pun tampak lengang karena kapasitas maksimal stadion tersebut mencapai 31.000 orang.
Namun, jumlah itu perlahan meningkat seiring semakin jauhnya perjalanan Indonesia di turnamen. Pada partai final, di mana Indonesia berhasil menundukkan Vietnam, ada lebih dari 22 ribu suporter yang memberikan dukungan untuk Indonesia di Maguwoharjo.
"Kami berharap mendapatkan banyak dukungan dan memohon doa dari masyarakat agar lolos ke Piala Asia U-17 2023," tutur Bima seperti dimuat Antara.
Di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Indonesia bergabung di Grup B bersama Malaysia, Palestina, Guam dan Uni Emirat Arab (UEA).
Pada laga pertamanya, Senin (3/10/2022), Indonesia akan melawan Guam. Lalu dua hari kemudian menghadapi UEA, menjajal kekuatan Palestina pada Jumat (7/10/2022) dan, terakhir, bersua Malaysia pada Minggu (9/10/2022).
Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 diikuti oleh 44 negara yang dibagi ke dalam 10 grup.
Nantinya, juara grup dan lima peringkat kedua terbaik berhak tampil di putaran final bersama tuan rumah Piala Asia U-17 2023 Bahrain.
Berita Terkait
-
Bukan Taktik Biasa, John Herdman Ungkap Senjata Utama Timnas Indonesia untuk Level Dunia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Striker Keturunan Ini Langsung Unjuk Gigi di Inggris
-
Dulu Dituduh Antek RMS, Pemain Keturunan Maluku: Saya Tak Tutup Kemungkinan Bela Timnas Indonesia
-
Selamat Datang Pemain Keturunan Grade A Rp 17,38 Miliar, Sudah Oke Gabung Timnas Indonesia
-
3 Fakta Menarik di Balik Gol Miliano Jonathans ke Gawang Ajax Amsterdam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
Terkini
-
Bukan Taktik Biasa, John Herdman Ungkap Senjata Utama Timnas Indonesia untuk Level Dunia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Striker Keturunan Ini Langsung Unjuk Gigi di Inggris
-
Dulu Dituduh Antek RMS, Pemain Keturunan Maluku: Saya Tak Tutup Kemungkinan Bela Timnas Indonesia
-
Selamat Datang Pemain Keturunan Grade A Rp 17,38 Miliar, Sudah Oke Gabung Timnas Indonesia
-
3 Fakta Menarik di Balik Gol Miliano Jonathans ke Gawang Ajax Amsterdam
-
Misteri Marselino Ferdinan Pulang ke Indonesia, AS Trencin Kasih Isyarat Kuat
-
Kelakuan Emil Audero Dibongkar Sebelum Bikin Kesal Ultras Inter Milan Hingga Lempar Flare
-
Nenek Lahir di Bandung, Ini Deretan Fakta Mauro Zijlstra Calom Bomber Anyar Persija Jakarta
-
3 Risiko bagi Mauro Zijlstra jika Gabung Persija Jakarta, Sulit Kembali ke Eropa?
-
Terlibat Kasus Korupsi, 9 Klub Super League Disanksi Pengurangan Poin