Suara.com - Tim Semen Padang Football Club (SPFC) kembali memulai latihan usai menjalani libur setelah penundaan pertandingan menghadapi PSKC Cimahi menyusul insiden yang menyebabkan 131 orang meninggal setelah pertandingan Arema menghadapi Persebaya.
Pelatih Semen Padang FC Delfiadri di Padang, Senin mengatakan mulai Senin (10/10) sore seluruh tim sudah kembali menjalani latihan di Lapangan Mes Semen Padang di kawasan Indarung.
"Kita libur sejak tiga hari lalu dan kembali berlatih bersama memulihkan kondisi pemain," kata dia.
Selain itu Semen Padang akan berlatih bersama dengan tim Liga 3 Sumbar Kompak FC di Stadion Haji Agus Salim Padang.
Menurut dia pertandingan uji coba itu bertujuan menjaga kondisi pemain yang saat ini berada pada masa kompetisi namun tiba-tiba berhenti sehingga dikhawatirkan berdampak pada kondisi tim.
"Kita ingin mencoba pemain yang kurang mendapatkan menit bermain di pertandingan dapat menit bermain sehingga kualitas pemain inti dan cadangan tidak terlalu jauh," kata dia.
Menurut dia latihan yang digelar tim Kabau Sirah ini fokus untuk mengembalikan stamina pemain tetap dalam kondisi prima dan baik meski kompetisi terhenti. Selain itu dirinya juga ingin kepastian mengenai kapan kompetisi Liga 2 2022 akan dimulai kembali, atau ditunda berapa lama.
"Kita butuh kepastian, jika penundaan lama tentu kita meliburkan pemain yang ada saat ini. Jika pertandingan akan kembali digelar tentu masa persiapan akan mepet," kata Delfiadri yang mengaku sedang berdiskusi dengan Direktur Teknis Suhatman Imam serta jajaran pelatih untuk mencari formula tahapan latihan yang akan diberikan kepada pemain.
"Kita berharap ada informasi dari pemangku keputusan di atas terkait kompetisi sehingga tim mengetahui kapan kompetisi ini akan dimulai kembali. Kalau nanti ditunda hingga pekan depan dan dimulai lagi tentu persiapan tim hanya sedikit," katanya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors
-
Semen Padang Dipastikan Degradasi usai Tumbang 0-1 dari Dewa United
-
Marukawa Tebar Ancaman, Semen Padang Diprediksi Tak Berkutik di Markas Dewa United
-
Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir