Suara.com - Striker Real Madrid, Karim Benzema, merengkuh gelar Ballon dOr 2022 sebagai pemain terbaik dunia. Benzema jadi pemain muslim kedua yang meraih trofi individual prestisius Ballon dOr, setelah kompatriotnya asal Prancis, Zinedine Zidane.
Sebelum Karim Benzema meraih Ballon d’Or 2022 ini, Zinedine Zidane menjadi pesepak bola muslim pertama yang sudah lebih dulu meraihnya pada edisi 1998.
Sebagai informasi, Zinedine Zidane menjadi salah satu dari delapan pemain di dunia yang pernah memenangkan gelar Piala Dunia, Liga Champions, serta gelar individual Ballon d’Or.
Profil Zinedine Zidane
Zinedine Zidane merupakan salah satu sosok yang memiliki prestasi mentereng di dunia sepak bola, baik itu saat masih aktif bermain maupun melanjutkan karier di dunia kepelatihan.
Zinedine Zidane merupakan lelaki kelahiran Marseille, Prancis, pada 23 Juni 1972. Dia mengawali karier sepak bolanya di level profesional bersama Cannes pada 1989.
Namun demikian, sinarnya baru berkilau ketika bermain untuk Bordeaux. Pada 1996, Zidane memutuskan berkarier di Italia bersama Juventus. Di sana, ia sukses meraih banyak gelar juara.
Mulai dari dua gelar Serie A (1996/1997 dan 1997/1998), lalu Supercoppa Italiana 1997, UEFA Super Cup 1996, Intercontinental Cup 1999, UEFA Intertoto Cup 1999, dan dua kali runner-up Liga Champions edisi 1996/1997 dan 1997/1998.
Pada periode yang sama, Zinedine Zidane sukses mengantarkan timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 setelah menumbangkan Brasil dengan skor 3-0 di partai final.
Baca Juga: Finis Ketujuh di Ballon d'Or 2022, Thibaut Courtois: Mustahil Kiper Raih Trofi Bola Emas
Berkat prestasi menterengnya pada periode tersebut, Zinedine Zidane sukses meraih gelar Ballon d’Or 1998 dan menjadi pesepak bola muslim pertama yang meraihnya.
Sementara it, ketika bermain bersama Real Madrid, Zidane sukses meraih sejumlah gelar seperti La Liga 2022/2023, Supercopa de Espana (2001 dan 2003), Liga Champions 2001/2022, UEFA Super Cup 2022, dan Intercontinental Cup 2002.
Di dunia kepelatihan, Zinedine Zidane mengawali kariernya bersama Real Madrid Castilla. Setelah dua musim di sana, ia akhirnya mendapat kepercayaan untuk menangani tim utama pada 2016.
Seusai berhasil meraih gelar Best FIFA Men's Coach 2017, Zidane sempat mengundurkan diri pada 2018, tetapi kembali bertugas pada 2019 dan sukses menambah koleksi gelarnya.
Kiprahnya sebagai nakhoda Real Madrid juga sukses menghasilkan banyak gelar juara. Mulai dari dua gelar La Liga (2016/2017 dan 2019/2020), dan Supercopa de Espana (2017 dan 2019/2020).
Selain itu, ada tiga gelar juara Liga Champions yang diraih secara beruntun pada 2015/2016, 2016/2017, dan 2017/2018. Lalu, ada UEFA Super Cup (2016 dan 2017), serta dua gelar Piala Dunia Antarklub 2016 dan 2017.
Berita Terkait
-
Zinedine Zidane Ungkap Sosok Mind-Blowing di Real Madrid, Bikin Pemain Lain Membeku
-
Pesan Tegas Karim Benzema: Puasa Ramadan Jangan Jadi Alasan Pemain Mokel
-
Joan Laporta Blak-blakan Hubungan dengan Lionel Messi Sudah Rusak, Ada Insiden di Ballon d'Or
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia
-
Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia
-
Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?
-
Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut
-
Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!