Suara.com - Timnas Indonesia U-19 masuk kedalam Pot 2 dalam undian Piala Asia U-20 2023 setelah lolos ke putaran final di Uzbekistan. Piala Asia U-20 2023 sendiri dipastikan bergulir di Uzbekistan dari 1-18 Maret tahun depan.
Sejumlah tim sudah memastikan diri lolos ke babak putaran final, bersamaan dengan semua laga di babak Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 telah selesai dihelat pada Selasa (18/10) malam WIB.
Hanya ada dua perwakilan dari ASEAN yang akan mentas di Piala Asia U-20 2023 yaitu Timnas Indonesia U-19 dan Vietnam.
Adapun, pembagian pot drawing sudah ditentukan di mana Uzbekistan, Arab Saudi, Korea Selatan, dan Qatar menghuni Pot 1
Kemudian di Pot 2 diisi oleh Jepang, Tajikistan, Australia, dan Indonesia. Di Pot 3 ada Yordania, China, Irak, dan Vietnam, kemudian Iran, Oman, Suriah, dan Kyrgyzstan ada di Pot 4.
Dengan hasil pembagian pot ini, Timnas Indonesia U-19 setidaknya tidak akan menghadapi lawan-lawan berat nantinya di fase grup.
Timnas Indonesia U-20 sekilas sepertinya boleh bernapas lega karena tidak menepati pot yang lebih rendah saat undian fase grup nantinya dilangsungkan.
Namun anggapa tersebut tidak sepenuhnya benar karena kondisi bisa saja jadi tidak menguntungan buat skuad arahan Shin Tae-yong.
Pasalnya, tim yang menghuni pot tiga dan pot empat juga tidak boleh diremehkan karena tak kalah berbahaya.
Baca Juga: Kembali Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia U-20, Wonderkid Persija Menolak Puas
Seperti yang diketahui, pot tiga berisikan China, Yordania, Irak, dan Vietnam. Lalu pot empat dihuni Iran, Oman, Kyrgyzstan, dan Suriah.
Meski tak masuk dua pot teratas, Iran dan Irak termasuk ke dalam tim dengan deretan materi pemain terbaik.
Selain itu, bisa dilihat juga sepak terjang mereka di Piala Asia U-20.
Irak, misalnya, mereka tercatat enam kali keluar sebagai juara Piala Asia U-20. Sementara Iran sejauh ini sudah mengoleksi 4 gelar juara Piala Asia U-20.
Begitu juga dengan China dan Suriah yang sama-sama pernah satu kali jadi juara. Jumlah gelar kedua tim ini sama dengan Indonesia yang meraih satu-satunya gelar tahun 1961 silam.
Selain itu, sepak terjang Vietnam U-20 juga terbilang sedang bagus dalam beberapa tahun terakhir. Ini dibuktikan dengan keberhasilan mereka menembus semifinal Piala Asia U-20 2016.
Berita Terkait
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Menyambut Era John Herdman, Skuad Final Timnas Indonesia Segera Diumumkan?
-
Justin Hubner di Belanda: Sudah Murah, Gacor, Eh Ditaksir PSV Eindhoven Pula!
-
Tunjukkan Performa Memukau, Ezra Walian Layak Comeback ke Timnas Indonesia!
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran
-
Status WNI Dean James Jadi Skandal, KNVB: Ini Kasus yang Rumit, Mohon Bersabar
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?