Suara.com - Berikut deretan pesepak bola yang namanya jarang terdengar, tetapi berhasil membawa negaranya menjuarai ajang sekelas Piala Dunia.
Piala Dunia merupakan salah satu ajang yang ditunggu oleh penikmat sepak bola dunia. Sebabnya, ajang ini merupakan ajang tersakral di olahraga ini.
Kesakralan Piala Dunia terlihat dari penyelenggaraannya yang empat tahun sekali. Sehingga, perhelatannya pun selalu dinantikan elemen yang ada di sepak bola.
Karena digelar empat tahun sekali pula, banyak pemain yang rela mati-matian agar bisa sekali saja dalam kariernya merasakan atmosfer ajang ini.
Maka tak mengherankan, Piala Dunia selalu bertabur bintang-bintang ternama yang memang sudah malang melintang di level profesional.
Selain para pemain bintang, ada beberapa pemain yang namanya jarang didengar, namun bisa merasakan atmosfer Piala Dunia karena negaranya lolos.
Bahkan, para pemain yang namanya jarang didengar ini bisa membawa negaranya menjuarai Piala Dunia, seperti yang diidamkan banyak pemain lainnya.
Kira-kira, siapa saja para pemain yang namanya jarang terdengar namun bisa membawa negaranya meraih gelar juara Piala Dunia? Berikut daftarnya.
1. Simone Barone
Pada Piala Dunia 2006 lalu, Italia berhasil keluar menjadi juara untuk keempat kalinya sepanjang sejarah kesertaan Gli Azzurri di ajang ini.
Saat menjadi juara Piala Dunia 2006, Italia dihuni oleh banyak pemain bintang yang namanya melejit karena bermain di Serie A.
Namun ada satu pemain bernama Simone Barone yang pernah tampil bagi Italia di Piala Dunia 2006 sebanyak dua kali dengan durasi hanya 38 menit.
Meski tampil minim, Barone bisa meraih medali juara Piala Dunia 2006, yang menjadi satu-satunya medali yang ia miliki dalam karier sepak bolanya.
2. Luizao
Saat menjuarai Piala Dunia 2002, Brasil dihuni oleh deretan bintang ternama yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Sebut saja Rivaldo, Ronaldinho, dan Ronaldo Nazario.
Namun di tengah gemerlap bintang di skuad Brasil pada Piala Dunia 2002, ada satu nama yang sempat dimainkan, yakni Luizao.
Luizao adalah penyerang pelapis Ronaldo Nazario. Di Piala Dunia 2002, ia hanya bermain dua kali dengan durasi 39 menit saja dengan catatan satu assist.
3. Jai Marinho
Selain Luizao, saat Brasil menjuarai Piala Dunia 1962 dulu ada nama pemain yang jarang terdengar di tengah kepungan bintang Selecao, yakni Marinho.
Saat Piala Dunia 1962 itu, Brasil dihuni oleh pemain bintang ternama. Alhasil Marinho pun tak mendapat kesempatan bermain dan banyak menjadi cadangan, hingga Selecao menjadi juara.
4. Bernard Diomede
Prancis juga punya pemain yang tak punya nama besar tapi mampu menjuarai Piala Dunia, yakni Bernard Diomede.
Ia menjadi bagian Prancis kala menjuarai Piala Dunia 1998. Meski begitu, ia tak bermain satu menit pun, kendati membawa pulang medali juara.
Pada Piala Dunia 1954, Jerman Barat berhasil menggondol pulang trofi Jules Rimet. Siapa sangka, di balik keberhasilan itu ada peran Heinz Kwiatkowski.
Sejatinya ia hanyalah kiper pelapis. Ia sempat menjadi andalan di laga perdana Piala Dunia 1954 saat Jerman Barat dibantai dengan skor 3-8.
Setelahnya, Kwiatkowski duduk di bangku cadangan hingga Jerman Barat berhasil membawa pulang trofi Piala Dunia 1954.
[Penulis: Felix Indra Jaya]
Tag
Berita Terkait
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
10 Pemain Keturunan Indonesia Eropa Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia 2030
-
70 Orang Tewas, Jalanan Meksiko Jadi Arena Pembantaian, FIFA Cuma Bilang Begini
-
Alasan Dick Advocaat Mundur usai Bawa Curacao ke Piala Dunia 2026
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Sikat MU Lima Gol Tanpa Balas, Persib Punya Modal Buat Kalahkan Persebaya
-
Derby Banten Milik Dewa United! Jan Olde: Bukan Soal Gaya, yang Penting Tiga Poin
-
Debut Super League di Persib Diwarnai Pesta Gol, Ini Kata-kata Layvin Kurzawa
-
Cerita Toleransi di Liverpool: Hugo Ekitike Puasa, Jeremie Frimpong Jadi Penjaga
-
Pesan Tegas Karim Benzema: Puasa Ramadan Jangan Jadi Alasan Pemain Mokel
-
Usai Pisah dengan Timnas Indonesia, Alex Pastoor Blak-blakan Incar Kursi Pelatih AZ Alkmaar
-
Gyokeres Bikin Boncos! Sudah Tebus Rp1 T, Arsenal Bepotensi Bayar Lagi Rp3,5 M, Kok Bisa?
-
Eks Tottenham Hotspur Sudah Tak Sabar Bela Timnas Malaysia