Suara.com - PSV Eindhoven sukses mengalahkan Arsenal dalam matchday kelima Grup A Liga Europa 2022-2023. Mereka membungkam The Gunners dengan skor 2-0.
Duel PSV vs Arsenal tersaji di Philips Stadium pada Jumat (28/10/2022) dini hari WIB. Gol-gol wakil Belanda dicetak Joey Veerman dan Luuk de Jong.
PSV Eindhoven selaku tuan rumah bisa menang 5-0, andai tiga gol lainnya tidak dianulir.
Berdasarkan laman UEFA, kemenangan ini membuat PSV tetap berada di urutan kedua dengan 10 poin, sementara Arsenal masih memuncaki klasemen grup dengan 12 poin.
Kedua tim bakal berebut posisi teratas demi tiket ke 16 besar dalam matchday terakhir yang akan berlangsung pada awal November mendatang.
Di sisi lain, Bodo/Glimt dan Zurich yang menempati peringkat ke-3 dan ke-4 dipastikan tidak dapat mengejar poin dua tim teratas.
Jalannya Pertandingan PSV vs Arsenal
PSV langsung memainkan serangan cepat yang merepotkan Arsenal sejak awal pertandingan.
PSV mengancam kala laga baru berjalan tujuh menit dari upaya Xavi Simons. Namun, sepakannya masih bisa ditepis oleh Aaron Ramsdale.
Baca Juga: Xavi akan Legawa Andai Barcelona Turun Kasta ke Liga Europa, Bakal Tetap Serius untuk Jadi Juara
Pada menit ke-19, PSV bisa menjebol gawang Arsenal lewat aksi Cody Gakpo. Ia memperdayai Ramsdale lewat sepakan chip. Namun, gol ini dianulir krena Gakpo offside.
Arsenal mencoba membalas. Dua menit berselang, Eddie Nketiah berkesempatan menyambut umpan silang Fabio Vieira. Usahanya ini masih bisa dibendung Walter Benitez.
Pada menit ke-39, usaha akrobatik Gabriel Martinelli masih belum membuahkan hasil karena masih melambung.
Sebaliknya PSV memberikan ancaman pada menit ke-43 keitka Simons secara luar biasa mengecoh tiga pemain Arsenal sebelum mencetak gol memanfaatkan bola pantul Anwar El Ghazi. Namun, gol ini dianulir karena El Ghazi offside.
PSV akhirnyal mencetak gol pada menit ke-53. Joey Veerman melepaskan tembakan ke pojok kiri gawang Arsenal usai menyambut sodoran bola dari Luuk de Jong.
Gol itu membuat PSV bermain semakin menekan. Alhasil mereka bisa menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-63.
Berita Terkait
-
Raphael Varane Absen Panjang, Ten Hag Pastikan Harry Maguire Kembali Jadi Andalan Lini Belakang MU
-
Cedera Hamstring, Raphael Varane Baru Bisa Bela Manchester United Lagi Setelah Piala Dunia 2022
-
Turun Kasta ke Liga Malam Jumat, Prestasi Barcelona di Champions League Makin Turun di 5 Musim Terakhir
-
Atletico Madrid vs Leverkusen: Imbang 2-2, Los Rojiblancos Tersingkir dari Champions League
-
Prediksi Manchester United vs Sheriff Tiraspol: Preview, Skor dan Susunan Pemain
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026