Suara.com - Setelah melawan Turki U-20, Timnas Indonesia U-19 besutan Shin Tae-yong akan melakoni agenda uji coba selanjutnya melawan tim Moldova U-20.
Adapun, pertandingan Timnas Indonesia U-19 vs Moldova U-20 ini rencananya akan digelar dua kali pada 1 dan 4 November 2022 mendatang.
Ini merupakan pertandingan uji coba ketiga bagi skuad Garuda Nusantara selama mengikuti pemusatan latihan (TC) di Turki sebagai persiapan Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023.
Sebelumnya Timnas Indonesia U-19 telah menghadapi klub lokal Turki Cakallikli dengan kemenangan 2-1, lalu kalah 1-2 saat melawan Turki U-20, Rabu (26/10/2022).
Meski kalah dari Turki U-20, secara permainan Timnas Indonesia U-19 menunjukkan sisi positif sehingga di atas kertas seharusnya bisa menghadapi Moldova U-20.
Di koefisien ranking yang dikeluarkan UEFA, Timnas Moldova U-20 hanya menempati posisi 48 dari 53 negara. Ini artinya posisi Moldova U-20 berada jauh di bawah Turki U-20.
Profil Moldova U-20
Moldova U-20 pertama kali melakoni pertandingan resmi internasional pada September 1994. Saat itu Moldova U-20 berhasil mengalahkan Belarusia 4-3.
Namun sama seperti timnas seniornya, Moldova tidak terhitung sebagai kekuatan besar di Eropa. ini bisa dilihat dari sepak terjang mereka selama menjadi anggota UEFA.
Moldova U-20 tercatat belum pernah lolos ke putaran final Piala Eropa U-19 sejak 1995 hingga gelaran terakhir pada 2022. Moldova U-20 selalu terhenti di babak kualifikasi.
Hasil serupa dialami kembali oleh Moldova U-20 di Kualifikasi Piala Eropa U-19 2023 yang berlangsung dari 21-27 September kemarin.
Tergabung di Grup 13 bersama Slovenia, Irlandia Utara dan Belanda, Moldova menjadi bulan-bulanan. Dari tiga pertandingan, mereka selalu menelan kekalahan.
Moldova tercatat kalah 0-2 dari Belanda, dihajar Slovenia 0-4 dan ditumbangkan Irlandia Utara 0-2. Alhasil, Moldova mendekam di posisi juru kunci dan gagal lolos ke Elite Round, atau tahap akhir Kualifikasi Piala Eropa U-19 2023.
Untuk posisi pelatih, saat ini Moldova U-20 dilatih oleh Alexandru Guzu. Dia merupakan sosok pelatih dan mantan pemain asli kelahiran Moldova.
Selama masih aktif bermain dari periode 1989 hingga 2000, Alexandru Guzun banyak membela tim-tim asal Eropa mulai dari Moldova, Romania, hingga Ukraina.
Pada 2009, Guzun sempat menjadi salah satu kandidat untuk menjadi Ketua Federasi Sepak Bola Moldova. Tapi dia kalah dari kandidat lain yaitu Pavel Cebanu.
[Penulis: Aditia Rizki]
Tag
Berita Terkait
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Justin Hubner Cetak Gol Lagi, Bantu Fortuna Sittard Hajar NEC Nijmegen
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda
-
Gol Kevin Diks di Menit Berdarah Bawa Borussia Monchengladbach Bungkam Union Berlin
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan
-
Tanpa Klub, Eks Manchester United Jesse Lingard akan Hijrah ke Brasil
-
Legenda Liverpool Terjebak di Abu Dhabi, Penerbangan Dibatalkan saat Ledakan Terdengar
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Evaluasi Van Gastel usai PSIM Yogyakarta Kembali ke Jalur Kemenangan
-
Usia 32 Tahun, Michael Carrick 'Spill' Nasib Harry Maguire
-
Klub Milik Orang Indonesia Gacor, Salip Juventus di Klasemen Liga Italia