Suara.com - Federasi Sepak Bola Ukraina ngotot minta FIFA tendang Iran di Piala Dunia 2022 Qatar. Iran dituduh pasok senjata ke Rusia untuk menyerang Ukraina.
Ukraina dan Rusia dilanda perang. Rusia memborbardir Ukraina.
Sementara kekinian, Iran telah ditarik ke Grup B untuk petualangan mereka di Qatar. Iran akan berhadapan dengan Inggris, Wales, dan Amerika Serikat.
Tim Timur Tengah akan memulai kampanye Piala Dunia mereka melawan Inggris di Stadion Internasional Khalifa, Doha.
Dikutip dari Daily Mail, jika FIFA turuti Ukraina, maka Inggris, Wales, dan Amerika Serikat akan menang WO. Sebab pertandingan sudah dijadwalkan.
"Dengan mempertimbangkan resolusi dewan keamanan PBB 22.31 tentang pengenaan sanksi terhadap Iran, dan dugaan keterlibatan Iran dalam agresi militer Federasi Rusia terhadap Ukraina," begitu kata FA Ukraina.
"Kami mengajukan banding ke FIFA dengan proposal untuk mempertimbangkan mengecualikan tim nasional Iran dari Piala Dunia FIFA 2022."
"Sementara kepemimpinan Iran akan bersenang-senang menonton tim nasional mereka bermain di Piala Dunia, Ukraina akan dibunuh oleh drone Iran dan rudal Iran."
“Hampir 250 drone semacam itu telah menyerang kota-kota damai di Ukraina. Masing-masing diproduksi dan dikirim oleh otoritas Iran.
Baca Juga: Sedih! Qatar Jadi Piala Dunia Terakhir 7 Pemain Bintang Ini, Ada Cristiano Ronaldo dan Messi?
"Instruktur Iran dan militer secara langsung melatih dan mengelola peluncuran pesawat tak berawak yang menghancurkan rumah, museum, universitas, kantor, lapangan olahraga dan taman bermain, dan yang paling penting, membunuh warga Ukraina, termasuk anak-anak - anak-anak yang juga bermimpi melihat tim nasional mereka di Piala Dunia."
"Klub Sepak Bola Shakhtar menyerukan FIFA dan seluruh komunitas internasional untuk segera melarang tim nasional Iran bermain di Piala Dunia karena partisipasi langsung negara itu dalam serangan teroris terhadap Ukraina."
Banding Ukraina datang hanya beberapa hari setelah CEO Shakhtar Donetsk Sergei Palkin mengajukan petisi agar Ukraina menggantikan Iran di Piala Dunia.
Berita Terkait
-
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
-
New Gaza: Kota Masa Depan atau Proyek Elit di Atas Luka Palestina?
-
Daftar Lengkap Bursa Transfer Musim Dingin Liga Inggris 2025/2026: Manchester United Lepas 3 Pemain
-
Liverpool Tebus Jeremy Jacquet dari Rennes Rp1,37 Triliun!
-
Masih Ingat Andri Syahputra? Lahir di Aceh Pilih Bela Timnas Qatar, Begini Nasibnya Sekarang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dirumorkan Merapat ke Super League
-
Menakar Kecocokan Ivar Jenner dengan Dewa United
-
Benzema Resmi Tinggalkan Al Ittihad, Bergabung ke Rival Al Hilal di Liga Pro Saudi
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht