Suara.com - Pelatih RANS Nusantara FC Rahmad Darmawan menyebut terhentinya Liga 1 2022-2023 dampak dari Tragedi Kanjuruhan memiliki plus minus untuk timnya.
Menurut Rahmad Darmawan, terhentinya Liga 1 membuat momentum Rans Nusantara yang tengah menanjak pasca periode sulit di awal musim harus berakhir begitu saja.
"Mungkin sebetulnya waktu itu kami lagi tren positif terutama dalam beberapa pertandingan terakhir." kata Rahmad Darmawan kepada awak media, Rabu (2/11/2022).
Meski demikian, Rahmad Darmawan juga memandang terhentinya Liga 1 2022-2023 punya dampak positif bagi tim milik Raffi Ahmad tersebut. Jeda kompetisi bisa dimanfaatkan untuk evaluasi dan membenahi kekurangan tim.
"Tapi [terhentinya Liga1] itu bukanlah alasan. Ini kesempatan buat semua tim termasuk kami melatih dengan lebih baik lagi," sambung sosok yang akrab disapa RD itu.
Belum diketahui kapan Liga 1 2022-2023 bisa kembali berlanjut. Tim Task Force yang merupakan Satgas gabungan FIFA, AFC, PSSI, Polri, dan Pemerintah sedang bekerja melakukan evaluasi dan transformasi sepak bola Indonesia agar Tragedi Kanjuruhan tak terulang.
Meski belum jelas, RD menyebut akan rutin menggelar latihan. Disaat Liga 1 jalan, kondisi pemain dalam keadaan siap tempur.
"Yang pasti kami sempat mengistirahatkan pemain selama sembilan hari dan mereka baru masuk pekan lalu," jelas mantan pelatih Madura United itu.
"Minggu lalu kami pelan-pelan membenahi fisik lagi, karena pasti sembilan hari libur ada penurunan kondisi fisik," pungkasnya.
Baca Juga: Rindukan Atmosfer Kompetisi, Ini Harapan Bek Persib Daisuke Sato
Berita Terkait
-
Kapolri Jadi Kunci Nasib Lanjutan Liga 1, Menpora 'Cuci Tangan'?
-
Menpora Amali Prediksi Liga 1 2022-2023 Lanjut Tanpa Penonton
-
Persebaya-Persis Kembali Ambil Sikap, Ajukan 2 Tuntutan untuk RUPS PT LIB
-
Dicari Suporter, Ini Statistik Delvin Rumbino di PSIS Semarang
-
Persebaya dan Persis Solo Sepakat Harus Ada Jaminan Keamanan untuk Penonton
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
-
Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris