Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 11 November 2022 | 20:56 WIB
Arsip - Puan Maharani. (Dokumentasi)

Suara.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani tengah jadi sorotan setelah memilih datang ke Itaewon ketika sepak bola Indonesia tengah memperingati 40 hari Tragedi Kanjuruhan, Malang pada Kamis (10/11/2022).

Banyak pihak yang menganggap Puan Maharani kurang berempati atas keputusan itu. Di saat para korban Tragedi Kanjuruhan, putri dari Megawati Soekartoputri itu justru pergi ke Korea Selatan.

Tujuan Puan ke Korea Selatan memang bukan untuk liburan. Selain menghormati korban tragedi Halloween Itaewon, dia ke Negeri Ginseng untuk membahas peningkatan kerja sama Indonesia dan Korsel dengan Presiden Yoon Suk Yeol.

Namun, hujan protes tetap menerpa Puan, salah satunya terjadi di media sosial Twitter. Grup band The Panturas, @thepanturas jadi salah satu yang paling vokal menyuarakan kritik terhadap putri dari mantan presiden Megawati Soekarnoputri itu.

"40 hari tragedi Kanjuruhan, Ketua DPR yang seharusnya berbicara paling lantang mewakili rakyat malah ke Itaewon," tulis The Panturas di Twitter, Kamis (10/11/2022).

Banyak warganet yang juga tersulut emosinya atas keputusan Puan Maharani itu. Mereka menganggap kunjungannya ke Itaewon kurang tepat.

Puan Maharani saat mengunjungi Tragedi Itaewon [Foto: dpr.or.id]

Selain kunjungan itu bertepatan dengan peringkatan 40 hari Tragedi Kanjuruhan, Puan juga belum sempat berkunjung ke Malang untuk membahas atau setidaknya menghormati korban dari insiden kelam tersebut.

Sebelum secara tak langsung menyakiti hati sebagian warganet dan Aremania, Puan Maharani nyatanya pernah cukup mesra dengan Arema FC.

Ketika masih menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (MenkoPMK), Puan Maharani pernah hadir di Stadion Kanjuruhan untuk menutup Piala Presiden 2019.

Baca Juga: Prediksi Gila Ketum PSSI-nya Kamerun di Piala Dunia 2022: Tercipta All African Final

Saat itu, Arema FC keluar sebagai juara usai mengalahkan Persebaya Surabaya 2-0. Puan Maharani pun memberikan selamat kepada Singo Edan.

"Pertandingan yang sangat seru dan penuh sportivitas. Apalagi didukung suporter yang Aremania. Malam ini merupakan kebahagiaan bagi kita semua, yang telah menyelesaikan Piala Presiden dengan aman, damai dan tertib," kata Puan Maharani saat itu sebagaimana dikutip dari Antara.

"Selamat saya ucapkan kepada Arema FC sebagai pemenang Piala Presiden 2019. Dengan mengucapkan alhamdulilah, turnamen Piala Presiden saya tutup. Sampai berjumpa lagi pada Piala Presiden tahun 2020. Salam satu jiwa," ucap Puan.

Load More