Suara.com - Piala Dunia 2022 akan menjadi penanda lahirnya beberapa sejarah, salah satunya negara-negara dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia.
Sejak pertama kali bergulir pada 1930 hingga edisi teranyar di 2022, ada beberapa negara yang tercatat dengan penampilan terbanyak di pesta sepak bola terbesar sejagat ini.
Bahkan ada negara yang tak pernah absen tampil di Piala Dunia sejak 1930 hingga edisi terbaru. Lantas, negara mana saja yang punya penampilan terbanyak di Piala Dunia? Berikut ulasannya.
1. Brasil
Bukan hanya negara paling sukses dengan raihan 5 trofi Piala Dunia, Brasil juga menjadi negara dengan penampilan paling banyak di Piala Dunia.
Brasil tak pernah absen sejak 1930 dan kini sudah tampil 22 kali di Piala Dunia. Mereka menyabet gelar Piala Dunia pada edisi 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002.
Dengan skuad yang bertabur bintang setiap edisinya, Brasil diharapkan bisa menambah koleksi gelar Piala Dunia mereka di Qatar.
2. Jerman
Setelah Brasil, ada Jerman sebagai negara dengan jumlah penampilan terbanyak di Piala Dunia. Total Jerman (termasuk saat masi Jerman Barat) telah tampil 20 kali.
Baca Juga: 3 Tim Piala Dunia 2022 yang Paling Banyak Diperkuat Pemain Naturalisasi
Jerman juga menjadi negara paling konsisten dengan 12 kali masuk ke semifinal dan hingga saat ini mengoleksi 4 trofi juara Piala Dunia.
Setelah gagal total di Piala Dunia 2018 dengan tersingkir di fase grup, Jerman tentunya punya misi besar untuk meraih hasil lebih baik di Piala Dunia 2022.
3. Argentina
Argentina tercatat punya jumlah penampilan 18 kali di Piala Dunia. Mereka bahkan sanggup tampil pada 12 edisi beruntun sejak 1974.
Dari jumlah penampilan tersebut, Argentina meraih dua kali juara Piala Dunia. Masing-masing di edisi 1978 dan 1986. Ambisi mereka untuk menjadi juara juga diyakini makin besar tahun ini.
4. Italia
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey