Suara.com - Melihat penghasilan yang diterima wasit di Piala Dunia 2022. Kira-kira, berapa bayaran yang diterima para pengadil lapangan per pertandingan untuk ajang ini?
Piala Dunia 2022 akan segera bergulir dalam hitungan hari saja. Dijadwalkan, event empat tahun ini akan dimulai dengan laga pembuka antara Qatar vs Ekuador, Minggu (20/11) malam WIB.
Untuk menggelar ajang terakbar ini, FIFA selaku penyelenggara pun mempersiapkan hal-hal terbaik untuk mendukung kesuksesan acara.
Salah satunya adalah mengenai wasit. Induk sepak bola dunia tersebut setidaknya 36 wasit utama, 69 asisten wasit, dan 24 asisten VAR ke Piala Dunia 2022.
Dari 36 wasit utama tersebut, enam di antaranya adalah wasit wanita dari berbagai konfederasi, yakni Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika.
Selain wasit wanita, wasit utama yang dipanggil FIFA ke Piala Dunia 2022 merupakan wasit-wasit yang punya rekam jejak mentereng di laga-laga domestik dan internasional.
Para wasit ini dipilih karena pengalamannya memimpin laga-laga besar, entah itu laga di kancah domestik, laga sekelas final di kancah domestik, dan laga-laga final di kancah internasional.
Hadirnya para wasit bernama besar untuk Piala Dunia 2022 ini pun membuat banyak orang bertanya-tanya mengenai besaran bayaran yang diterima para pengadil lapangan.
Kira-kira, berapakah bayaran yang diterima wasit untuk memimpin pertandingan Piala Dunia 2022?
Baca Juga: Laga Ghana vs Korea Selatan: Momen Emosional bagi Son Heung-Min, Kenapa?
Puluhan Juta Rupiah per Laga
Dilansir dari laman FIFA World Cup Mania, wasit yang memimpin pertandingan Piala Dunia 2022 rata-rata akan mendapat bayaran hingga jutaan Rupiah per pertandingan.
Berikut pembagian bayaran yang akan diterima wasit per pertandingan di Piala Dunia 2022:
1. Wasit Utama
Wasit utama merupakan wasit yang akan menentukan jalannya pertandingan. Biasanya wasit utama ada berada di tengah-tengah pemain saat bertanding.
Biasanya wasit utama dibayar 750 euro (Rp12 juta) untuk pertandingan internasional. Tapi beredar kabar untuk Piala Dunia 2022 ini, bayaran wasit utama akan mencapai 5 ribu euro (Rp81 juta) per laga.
Berita Terkait
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Belum Tentu ke Piala Dunia meski Lolos Semifinal Piala Asia Futsal
-
Jelang Lawan Argentina, Timnas Spanyol Dalam Kondisi Mengkhawatirkan, Lini Belakang Krisis
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
5 Pemain Spanyol Terbaik Jelang Piala Dunia 2026, Lamine Yamal di Puncak
-
Bukan Cuma Piala Dunia, John Herdman Tantang Skuad Garuda Pecahkan Rekor Lawan Tim Eropa
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
Terkini
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Kevin Diks Pulih dan Siap Kembali Merumput di Bundesliga
-
Infantino Buka Pintu untuk Rusia, Sanski FIFA Segera Dicabut
-
Gabung Klub Super League, 2 Pemain Ini Ternyata Belum Ada Setahun Dinaturalisasi
-
AC Milan 22 Laga Tak Terkalahkan, Massimiliano Allegri Mengaku Belum Puas
-
Pemain Naturalisasi ke Super League: Kemajuan atau Kemunduran? Netizen Terbelah
-
Bidik Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Pasang Target Tertinggi untuk Timnas Indonesia
-
Pemain Baru Persib Berpeluang Tampil Lawan Malut United
-
Profil Jonathan Sirois: Kiper Rp5 Miliar Pengganti Maarten Paes di FC Dallas
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?