Suara.com - Jerman akan memulai laga perdana di Piala Dunia 2022 dengan menjamu Jepang. Kedua tim ini bakal saling adu sikut untuk membuktikan siapa yang bakal menjadi raja di grup neraka.
Jerman dan Jepang tergabung dalam Grup E Piala Dunia 2022 bersama Spanyol serta Kroasia.
Banyak yang menyebut jika Grup E Piala Dunia 2022 ini menjadi grup neraka. Pertandingan yang mempertemukan Jerman dan Jepang ini akan digelar di Khalifa International Stadium pada Rabu (23/11/2022) pukul 20.00 WIB.
Dilihat dari statistik, skuad berjuluk Der Panzer ini sedikit lebih unggul dibandingkan dengan negara yang berasal dari kawasan Asia tersebut.
Namun, Jepang ingin menciptakan kejutan kepada skuad asuhan Hansi Flick. Skuad Samurai Biru datang ke Qatar dengan tekad kuat dan bisa melangkah lebih jauh serta menciptakan sejarah.
Bicara rekor, Jerman mencatatkan hasil positif tanpa kekalahan dalam dua kali pertemuan atas Jepang. Namun, perlu diketahui bahwa pertemuan tersebut bukan ajang turnamen, melainkan uji coba.
Pertama, pada 2004, Jerman menang 3-0 di Stadion Nissan, Yokohama. Gol-gol tim asuhan Jurgen Klinsmann saat itu dicetak Miroslav Klose (2 gol) dan Michael Ballack.
Dua tahun kemudian di laga pemanasan jelang Piala Dunia 2006, kedua tim bertemu lagi di Stadion BayArena, Leverkusen.
Jepang sempat unggul kala itu dengan skor 2-0. Tetapi di akhir laga, skuad Samurai Biru gagal menang karena Klose dan Bastian Schweinsteiger berhasil mencetak gol yang membuat skor menjadi 2-2.
Baca Juga: Fakta Menarik Lagu Hayya Hayya Piala Dunia 2022, Tak Lepas Bayangan Waka Waka
Kondisi Skuad
Jerman memiliki skuad yang cukup mumpuni. Antara pemain inti dan cadangan memiliki kualitas yang sama.
Nama seperti Manuel Neuer hingga Thomas Muller masih menghiasi skuad Jerman. Merkea menjadi pemain veteran di di dalam skuad Der panzer.
Namun tentunya pelatih Hansi Flick akan memadukan dengan pemain muda mereka seperti Jamal Musiala, Karim Adeyemi dan Youssoufa Moukoko.
Sedangkan di kubu Samurai Biru, terdapat beberapa pemain yang sudah mencicipi Liga Eropa seperti Yuto Nagatomo dan Daichi Kamada.
Kedua pemain ini bakal berbagi pengalaman dengan para rekannya bagaimana cara mengalahkan tim Eropa khususnya Jerman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026