Suara.com - Timnas Inggris akan menghadapi Amerika Serikat dalam matchday kedua Grup B Piala Dunia 2022. Tiga Singa dihantui rekor buruk saat jumpa The Yanks di Piala Dunia.
Duel Inggris vs Amerika Serikat akan berlangsung di Stadion Al Bayt, Al Khor, Qatar. Laga ini dijadwalkan kick-off pada Sabtu (26/11/2022) pukul 02.00 WIB.
Bagi The Three Lions, pertandingan ini akan jadi kesempatan mereka untuk mengunci tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Tim asuhan Gareth Southgate untuk sementara memuncaki klasemen Grup B dengan koleksi tiga poin usai menghajar Iran dengan skor 6-2 pada matchday pertama.
Poin Inggris setara dengan Iran yang baru saja meraih kemenangan dramatis 2-0 atas Wales di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Jumat (25/11/2022) malam WIB.
Situasi itu membuat Inggris bakal lolos ke 16 besar andai mampu meraup poin penuh di laga ini. Koleksi enam poin bakal membuat Marcus Rashford dan kawan-kawan tak bisa lagi dikejar oleh dua tim di posisi terbawah saat ini, AS (1) dan Wales (1) apapun yang terjadi di matchday terakhir.
Bagi Inggris dan AS, matchday kedua Grup B bakal menjadi pertemuan ke-12 meeka di berbagai ajang. Tim Tiga Singa dominan dengan koleksi delapan kemenangan, sekali imbang dan dua kalah.
Namun, Inggris nyatanya belum pernah mengalahkan AS di Piala Dunia. Dalam dua pertemuan, mereka sekali imbang dan sekali kalah.
Kekalahan di dapat saat bertemu pertama kali di Piala Dunia 1950. Saat itu, Inggris yang diunggulkan, takluk 0-1 dari AS yang diisi para pesepak bola amatir yang profesi aslinya adalah guru hingga pencuci piring.
Baca Juga: Korea Selatan Buang Peluang Emas untuk Pecundangi Uruguay, Son Heung-min Enggan Salahkan Rekan Setim
Setelahnya, Inggris bertemu AS di fase grup Piala Dunia 2010. Hasilnya, mereka cuma mampu bermain imbang 1-1 di mana hasil itu terasa seperti kekalahan karena gol lawan terjadi akibat blunder kiper mereka.
Saat itu, kiper Inggris Rob Green melakukan blunder vatal di mana bola yang seharusnya bisa ditangkap dengan mudah jusstru terlepas dan masuk ke dalam gawangnya sendiri.
Padahal saat itu, Inggris tampil baik sejak awal dan unggul lebih dulu lewat gol legenda Liverpool, Steven Gerrard.
Hasil buruk itu membuat Inggris mungkin menatap laga kontra AS di Piala Dunia 2022 dengan sedikit tekanan untuk bisa memutus rekor tidak pernah menang dari tim Negeri Paman Sam di ajang Piala Dunia.
Berita Terkait
-
Profil Diogo Costa, Kiper yang Nyaris Batalkan Kemenangan Portugal di Piala Dunia 2022
-
3 Negara yang Berpeluang Lolos Lebih Dulu ke 16 Besar Piala Dunia 2022
-
Harga Al Rihla, Bola Resmi Piala Dunia 2022 yang Made in Madiun
-
Belanda vs Ekuador: Modifikasi Lini Depan, Louis van Gaal Siap Turunkan Memphis Depay Jadi Starter
-
Fakta-fakta FIFA Izinkan Atribut Pelangi di Piala Dunia 2022, Mengapa Akhirnya Melunak?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital