Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menilai laga lanjutan Grup A Piala AFF 2022 melawan Thailand merupakan laga penentu. Terutama untuk menggamarkan semifinal dan final Piala AFF 2022.
Hal itu dikatakan Shin Tae-yong setelah pertandingan melawan Brunei Darussalam, Senin kemarin di Malaysia.
Indonesia menang telak atas Brunei, namun STY berpikir itu tidak bisa menggambarkan skuadnya.
"Sebenarnya ini baru dua match dan match ketiga lawan Thailand dan ini sangat penting. Baru setelah selesai pertandingan ketiga akan terlihat bagaimana gambaran semifinal dan final seperti apa," kata Shin Tae-yong usai pertandingan.
Timnas Indonesia saat ini berada di posisi dua klasemen Grup A Piala AFF dengan raihan enam poin dari dua pertandingan.
Indonesia vs Thailand akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (29/12).
Laga Timnas Indonesia melawan Thailand memang sangat ditunggu mengingat tim Negeri Gajah Putih ini sering menjadi batu sandungan bagi Timnas Garuda.
Kemenangan jelas menjadi harga mati demi merebut satu tiket menuju babak semifinal.
Sebelumnya, Manajer Timnas Indonesia Endri Erawan mengatakan Thailand musuh bebuyutan Indonesia.
Baca Juga: Piala AFF 2022: Thailand Musuh Bebuyutan Indonesia, Jangan Sampai Gugup dan Kalah
Skuad Witan Sulaeman cs harus fokus pada pertandingan. Sebab Thailand bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan.
"Saya pikir harus tetap fokus. Jangan sampai gugup saat lawan Thailand walaupun dia adalah tim tangguh dan musuh bebuyutan Indonesia. Jangan kalah sebelum tanding," kata Endri di Malaysia, Selasa.
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka
-
195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua
-
174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas
-
Makna Kemerdekaan di Pondok Labu, Warga Ciptakan Sirine Pendeteksi Banjir
-
Dedi Mulyadi Minta Maaf di HUT ke-81 RI, Soroti Bahaya Feodalisme di Birokrasi
-
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI