Suara.com - Rekrutan anyar Bali United, Wellington Carvalho dos Santos siap membuktikan kemampuan terbaiknya membela Serdadu Tridatu dalam mengarungi putaran kedua Liga 1 2022/2023.
Pemain asal Duque de Caxias, Brasil itu didatangkan Bali United untuk menggantikan posisi Willian Pacheco sebagai bek yang resmi hengkang setelah lima tahun bersama.
"Saya lebih mencari tantangan untuk bermain di luar Brasil. Bali United adalah tim yang bagus dan profesional dari Indonesia. Terima kasih untuk sambutan yang hangat menerima saya di sini," kata Carvalho dikutip Antara dari laman resmi klub, Sabtu (7/1/2023).
Kedatangan bek yang akrab disapa Wellington Carvalho itu ke tim yang bermarkas di Pulau Dewata itu pun menjadi kali pertama, sekaligus debut bagi pemain berusia 29 tahun itu bermain di Liga Indonesia.
Selama sembilan tahun berkarier sebagai pemain profesional, bek berpostur 185 cm itu selalu bermain di liga Brazil sejak tahun 2013 silam.
Sejumlah tim pun tercatat pernah dibelanya, seperti Fluminense yang bermain di kasta tertinggi Brazil, Ceara SC, Coritiba FC dan juga beberapa tim kasta kedua seperti Ponte Preta, Tombense dan Clube de Regatas Brasil (CRB).
Tentu saja, pertama kali merumput di Indonesia akan memberikan pengalaman baru, sekaligus tantangan tersendiri karena harus melakukan penyesuaian terhadap lingkungan, budaya, kompetisi, dan ekspektasi baru serta tuntutan tinggi di Tanah Air.
Beruntung, Bali United pada musim ini memiliki banyak penggawa asal Negeri Samba yang dapat membantu dirinya untuk cepat beradaptasi.
Sebut saja, rekan sesama pemain yakni Eber Bessa. Bahkan, di jajaran pelatih yaitu sang juru racik Stefano Cugurra, serta para asistennya mulai dari Marcelo Pires dan juga Antonio Claudio yang sama-sama berdarah Brazil.
Baca Juga: Merumput di BRI Liga 1 Bersama Bali United, Gerri Mandagi: Saya Bersyukur dan Ingin Berkontribusi
"Semoga saya bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Bali United," ujar Carvalho yang memakai nomor punggung 34 di Bali United.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan