Suara.com - Pengamat Sepak Bola Vietnam Quang Tung mengkritik hasil akhir dari serangan Timnas Indonesia di lapangan hijau di akhir turnamen Piala AFF 2022 masih bermasalah. Terutama saat menghadapi Timnas Vietnam di leg pertama semifinal Piala AFF 2022 pekan lalu.
Indonesia banyak menguasai bola dan menjebol pertahanan Vietnam, namun gagal eksekusi gol. Ini yang menjadi catatan buruk.
“Indonesia bermain sangat percaya diri, bermain dengan kecepatan yang cepat, efisien, menembus ruang antara bek tengah dan bek sayap, terutama posisi antara Do Duy Manh - Vu Van Thanh," kata Quang Tung dikutip dari Zingnews.
"Namun, masalah mereka adalah keterbatasan dalam penyelesaian, " tambah Quang Tung.
Sebelumnya Quang Tung juga memuji kecerdasan Pelatih Indonesia Shin Tae-yong dalam membongkar kelemahan Timnas Vietnam. Dia menilai kekuatan lini tengah Vietnam berhasil dijebol.
Sehingga dalam pertandingan leg pertama semifinal Indonesia vs Vietnam di Gelora Bung Karno, skuad garuda bermain menyerang.
Lini tengah Vietnam dijebol berkali-kali oleh Rachmat Irianto, Marselino Ferdinan, Yakob Sayuri.
Quang Tung juga menilai Timnas Indonesia mempunyai kualitas pemain dengan mobilitas terbaik.
“Tim Indonesia memiliki mobilitas dalam cara mengoperasikan permainan, melihat masalah tim Vietnam, yaitu area lini tengah. Mereka memutuskan hubungan yang belum terlihat jelas di pertandingan sebelumnya karena 3 gelandang belum bermain," kata Quang Tung.
Baca Juga: Marc Klok: Rumput Stadion My Dinh Lebih Buruk
Pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2022 Vietnam melawan Indonesia digelar di Stadion Nasional My Dinh pada Senin (9/1) pukul 19.30 WIB.
Pada leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/1), kedua tim bermain seri 0-0 yang membuat Indonesia cuma memerlukan minimal hasil seri dengan gol tandang untuk menyegel tempat final.
Berdasarkan laman 11v11.com, Indonesia dan Vietnam sudah 26 kali bertanding sejak 1991. Selama itu, Indonesia menang delapan kali, kalah tujuh kali dan sisanya imbang.
Dalam enam tahun terakhir, Indonesia selalu kesulitan saat menghadapi Vietnam. Sejak 7 Desember 2016, Indonesia dua kali imbang dan dua kali takluk kepada Vietnam.
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong juga belum pernah menang atas Vietnam asuhan rekan senegaranya, Park Hang-seo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati