Suara.com - Arif Putra Wicaksono mencalonkan diri sebagai calon ketua umum PSSI yang patut diperhitungkan. Arif Putra Wicaksono adalah sosok penting di balik klub Indonesia yang dibawa ke luar negeri untuk bertanding. Dia bisa jadi lawan berat Erick Thohir di bursa calon ketua umum PSSI.
Arif Putra Wicaksono ini lahir di Jakarta pada 21 Oktober 1981. Ia lebih dikenal sebagai seorang pebisnis yang handal.
Perjalanan bisnisnya semakin berkembang setelah berbisnis dengan nama Nine Sport Inc.
Saat ini ia adalah Chief Executive Officer (CEO) perusahaan yang bergerak sebagai promotor event olahraga di Indonesia itu.
Sejak satu dekade terakhir, Arif melalui Nine Sport berhasil mendatangkan sejumlah klub-klub Eropa ke Indonesia seperti Hamburg SV, Ajax Amsterdam, Sevilla, Espanyol, Juventus, dan AS Roma, ke Indonesia.
Pada 2013, Nine Sport bekerja sama dengan PSSI untuk menggelar laga persahabatan FIFA Matchday antara Indonesia vs Belanda.
Di tahun yang sama, Nine Sport yang dikelola Arif Wicaksono dan kolega membawa Chelsea ke Indonesia untuk bertanding melawan Indonesia All-Star yang dihuni bintang-bintang ISL saat itu.
Untuk kontribusinya ke sepak bola Indonesia, Arif melalui Nine Sport membawa klub Pro Duta dan Mitra Kukar ke Eropa, begitu juga dengan Timnas Indonesia U-23 dan U-19 ke Spanyol.
Pada 2016, Nine Sport memfasilitasi Evan Dimas untuk menimba ilmu di Espanyol lewat program bertajuk Players Development.
Baca Juga: Profil Doni Setiabudi, CEO Bandung Premier League yang Daftar 3 Posisi Sekaligus di KLB PSSI
Lulusan Universitas Paramadina ini pernah mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI pada periode 2015-2019 dan 2019-2023.
Namun demikian, Arif Putra Wicaksono selalu gagal dalam dua periode pemilihan tersebut. Kini ia kembali mencoba peruntungan untuk maju di pemilihan Ketum PSSI 2023-2027.
Arif menjadi salah satu dari lima bakal calon Ketum PSSI yang akan berebut kursi. Selain Arif, Erick Thohir, La Nyalla Mattalitti, Doni Setiabudi, dan Fary Djemy Francis.
Pengumuman itu disampaikan setelah masa pendaftaran selesai pada Senin (16/1/2023) pukul 18.00 WIB. Sebelum melaju ke proses pemilihan, Arif Wicaksono dan empat calon lainnya harus lolos verifikasi terlebih dahulu.
Nantinya Arif bakal bersaing dalam pemilihan yang berlangsung saat Kongres Luar Biasa (KLB) pada 16 Februari 2023.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Skema Bola Mati Timnas Indonesia Kian Mematikan, Taktik Jadikan Postur Raksasa Senjata Utama
-
Menanti Magis Ralf Rangnick: Mampukah Timnas Austria Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2026?
-
Eks Liverpool dan AC Milan Bakal Pimpin Jay Idzes Cs di Sassuolo
-
Peta Kekuatan Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain dan Jadwal Pertandingan
-
Cara Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2026
-
Shin Tae-yong Diumumkan Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta Senin Besok?
-
Shin Tae-yong ke Persija? Ini 7 Pemain Timnas Indonesia yang Berpotensi Reuni dengan STY
-
Alasan Muhammad Toha Tinggalkan Persita Tangerang ke DPMM FC Brunei Darussalam
-
Media Oman Soroti Debut Pahit Tarik Sektioui yang Dibantai Timnas Indonesia
-
Media Inggris Soroti Elkan Baggott usai Timnas Indonesia Hajar Oman, Nasib di Ipswich Jadi Sorotan