Suara.com - Meru Kimura akhirnya menjalani debutnya untuk PSIS Semarang di gelaran BRI Liga 1 2022/23. Bek keturunan Jepang ini debut untuk Mahesa Jenar pada Senin (16/1/2023).
Semakin spesial debut Kimura karena menghadapi RANS Nusantara FC yang merupakan timnya sendirI, di Stadion Pakansari Bogor.
Untuk diketahui, Meru Kimura dipinjam PSIS dari RANS pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2022/2023. Ini juga menjadi kesempatan pertama Kimura mentas di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Pada debutnya untuk PSIS, Meru Kimura meraih hasil manis karena berhasil mengalahkan RANS di kandangnya dengan skor tipis 1-0. Ini menjadi modal positif untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
Lantas siapa sebetulnya sosok Meru Kimura ini? Berikut ulasan profil singkatnya.
Profil Meru Kimura
Meru Kimura merupakan pesepak bola kelahiran Tokyo, Jepang, pada 27 Juni 2001. Pemain berusia 21 tahun ini biasa bermain di posisi bek tengah.
Meski lahir di Jepang, Kimura mempunyai darah Indonesia. Ibunya berasal dari Negeri Matahari Terbit dan ayahnya berasal dari Bali.
Karier sepak bola Kimura di Tanah Air dimulai ketika ia menjadi bagian dari akademi Bali United pada 2019. Ia sempat memperkuat tim Serdadu Tridatu di ajang Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-18.
Baca Juga: Menang di Markas Persikabo, Jan Olde Riekerink Sanjung Performa Dewa United
Lalu pada Oktober hingga 2021, Kimura bergabung dengan Persik Kediri. Namun di sini ia tak banyak mendapat kesempatan bermain.
Alhasil Kimura sempat tidak memiliki klub selama beberapa bulan, hingga akhirnya PSKC Cimahi merekrutnya untuk menghadapi Liga 2 2021.
Namun demikian, ia kembali tak mendapat banyak kesempatan dengan hanya tampil dua kali. Di tengah jalan, ia kemudian diboyong oleh RANS Nusantara yang sedang berjuang promosi ke Liga 1.
Lagi-lagi ia tak mendapat kesempatan bermain. Sejak didatangkan pada Maret 2022, Meru Kimura tidak pernah diturunkan oleh klub berjuluk The Prestige Phoenix itu.
Lantas pada 4 Januari 2023, Maru Kimura dipinjam oleh PSIS. Ia akan berada di Semarang setidaknya hingga April mendatang.
[Aditia Rizki]
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
-
Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati