Suara.com - PSSI minta maaf ke pelatih Timnas Indonesia U-20 Shin Tae-yong karena Timnas Indonesia batal main di Piala Dunia U-20. Sebab Indonesia dicoret FIFA sebagai tuan rumah.
Sebab Shin Tae-yong sudah siapkan skuad Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-20 sejak 2020. PSSI juga minta maaf ke semua pemain dan tim manajer Timnas Indonesia U-20.
"Saya mohon maaf, saya harus menyampaikan permohonan maaf kepada Shin Tae-yong dan tim manajer, terutama anak-anak sekalian yang harus kehilangan mimpi bisa bermain di Piala Dunia," kata Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali di Jakarta, Kamis (30/3/2023).
Amali mengaku sedih dengan keputusan FIFA tersebut. Dia ikut merasakan kesedihan yang dirasakan skuad Timnas Indonesia U-20.
"Saya bisa merasakan apa yang anak-anakku rasakan. Kalian sudah berusaha menunjukkan prestasi terbaiknya, dan melakukan latihan sesuai dengan instruksi pelatih kepala Shin Tae-yong dan tim pelatih, kalian sudah ikuti semua," kata Amali.
"Saya memahami kita sudah berjuang bahkan untuk Piala Dunia ini, begitu kita diumumkan jadi tuan rumah pada 2019, dan mempersiapkan segala sesuatunya baik infrastruktur, penyelenggaraan, maupun Timnas."
"Bahkan Timnas ini sudah sempat berganti dua kali. Tapi karena Piala Dunia ditunda, maka mereka tak lagi karena batas usia."
Sebelumnya, FIFA akan umumkan bahwa potensi sanksi terhadap Indonesia juga akan diumumkan pada tahap berikutnya, setelah Indonesia dicoret dari tuan tumah Piala Dunia U-20.
"FIFA ingin menggarisbawahi meski terdapat keputusan ini, pihaknya tetap berkomitmen untuk secara aktif membantu PSSI, melalui kerja sama erat dan dengan dukungan Presiden (Joko) Widodo, pada proses transformasi sepak bola Indonesia menyusul tragedi yang terjadi pada Oktober 2022," demikian pernyataan FIFA.
Baca Juga: Deretan Sanksi Berat FIFA Berpotensi Hambat Prestasi Timnas Indonesia
Anggota-anggota tim FIFA juga akan terus hadir di Indonesia dalam bulan-bulan mendatang, dan akan memberikan bantuan yang diperlukan kepada PSSI, di bawah kepemimpinan Erick Thohir.
Pernyataan itu ditutup dengan informasi bahwa pertemuan antara Presiden FIFA dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan diskusi-diskusi lanjutan, akan dijadwalkan dalam waktu dekat.
Piala Dunia U-20 menjadi perhatian banyak pihak di Indonesia setelah muncul penolakan terhadap kedatangan timnas Israel sebagai salah satu calon peserta.
Gubernur Bali I Wayan Koster bahkan sempat mengirimkan surat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga untuk menyatakan bahwa Bali enggan menjadi tuan rumah untuk pertandingan-pertandingan yang melibatkan Israel.
Sejumlah penolakan tersebut kemudian membuat FIFA membatalkan proses drawing peserta grup yang semestinya berlangsung pada Jumat (31/3), lima hari sebelum acara tersebut digelar.
Sebelum kemudian benar-benar mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Resmi! Sandy Walsh Orang Indonesia Pertama yang Juara Liga Thailand
-
PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh