Suara.com - PSSI dan Pemerintah Republik Indonesia sebetulnya sudah bisa membangun banyak sekali training center atau lapangan latihan untuk Timnas Indonesia jika tidak menggelar Piala Dunia U-20 2023.
Pasalnya, pemerintah sudah mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk bisa menjadi tuan rumah penyelenggara Piala Dunia U-20 2023. Batalnya status ini pun juga diyakini memberikan kerugian ekonomi.
Jika ditotal, anggaran yang sudah dikeluarkan pemerintah mencapai Rp675 miliar. Angka ini meliputi alokasi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang mencapai Rp500 miliar.
Selain itu, anggaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk biaya renovasi stadion juga mencapai Rp175 miliar.
Dengan demikian, biaya yang telah dikeluarkan pemerintah untuk menyiapkan diri menggelar Piala Dunia U-20 2023 ini sudah bisa digunakan untuk membangun banyak sekali training center untuk latihan Timnas Indonesia.
Jika merujuk pada dana bantuan FIFA sebesar 5,6 juta dollar atau setara dengan Rp86,4 miliar yang digunakan untuk membangun training center di IKN, maka pemerintah sudah bisa membangun delapan training center untuk Timnas Indonesia.
Delapan training center ini tentunya bisa disebar di penjuru Indonesia sebagai fasilitas dasar pembinaan pemain usia dini di masing-masing daerah.
Sayangnya, dana ini sudah terlanjur digunakan untuk menyiapkan gelaran Piala Dunia U-20 2023 yang status tuan rumah penyelenggaranya juga telah dicabut oleh FIFA.
Pencabutan status tuan rumah ini juga telah disampaikan secara resmi oleh FIFA melalui rilisnya pada Rabu (29/3/2023) malam hari WIB.
Baca Juga: Batal Tampil di Piala Dunia U-20 2023, Arkhan Kaka Tetap Ingin Berkarier di Luar Negeri
"Menyusul pertemuan hari ini antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk menghapus Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023,” bunyi pernyataan resmi dari FIFA.
Selain mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara Piala Dunia U-20 2023, FIFA juga akan memberikan sanksi kepada PSSI.
Namun, berdasarkan dari rilis resmi FIFA, bentuk sanksi yang akan dijatuhkan kepada PSSI dan Indonesia karena batal menggelar Piala Dunia U-20 2023 masih akan diputuskan.
“Tuan rumah baru akan diumumkan sesegera mungkin, dengan tanggal turnamen saat ini tetap tidak berubah. Potensi sanksi terhadap PSSI juga dapat diputuskan pada tahap selanjutnya," bunyi pernyataan resmi dari FIFA.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Shin Tae Young Ungkapkan Kekecewaan atas Dibatalkannya Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20
-
Indonesia Batal Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Begini Ungkapan Para Pemain Timnas U-20
-
Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Coach Justin Ungkap Dampak Buruk bagi Indonesia
-
Bikin Nyesek! Gading Marten Tulis Pesan Haru untuk Timnas Indonesia U-20
-
Istri Wayan Koster Sebut Hal Inilah Penyebab FIFA Cabut Indonesia Jadi Tuan Rumah, Coach Justin: Gak Ada Hubungannya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan