Suara.com - Winger Arsenal Bukayo Saka alami perlakuan rasial setelah gagal mengeksekusi penalti melawan West Ham dalam lanjutan pertandingan Premier League, Minggu (16/4/2023).
Melansir The Mirror, Senin, Saka melalui media sosialnya memperoleh pesan rasis yang dikirimkan oleh sejumlah pengguna menyusul kegagalannya mengeksekusi penalti melawan West Ham.
Ini kali kedua pemain berkebangsaan Inggris itu menerima perlakuan yang sama. Pada 2020, Saka gagal mengeksekusi penalti krusial kala The Three Lions berhadapan dengan Italia di final Euro 2020. Saka bersama Jadon Sancho dan Marcus Rashford dijadikan kambing hitam atas kekalahan Inggris.
Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Arsenal maupun Premier League terkait dengan perlakuan rasial yang didapat Saka. Namun sejumlah dukungan dari beberapa kalangan membanjiri kolom komentar media sosial Saka.
Dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris atau Premier League, Arsenal ditahan imbang oleh tuan rumah West Ham 2-2 setelah sempat unggul 2-0 terlebih dahulu.
The Gunners unggul melalui gol Gabriel Jesus (menit ke-7) dan Martin Odegaard (menit ke-10). West Ham menyamakan kedudukan lewat Said Benrahma (menit ke-33) dan Jarrod Bowen (menit ke-54)
Klub berjuluk Meriam London itu sebenarnya memperoleh peluang untuk menggandakan keunggulan melalui titik putih pada menit ke-52, namun sayang eksekusi Saka menyamping ke sisi kanan gawang West Ham.
Dengan kegagalan anak asuh Mikel Arteta membawa poin penuh dari kandang The Hammers, hal itu membuat langkah Arsenal semakin terjal untuk menjuarai Liga Inggris.
Arsenal kini berada di puncak klasemen setelah memperoleh 74 poin, unggul empat poin dari Manchester City yang masih menyisakan satu pertandingan lebih sedikit. (ANTARA)
Baca Juga: Indra Sjafri Baru Bisa Susun Kerangka Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2023 Mulai 19 April
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun