Suara.com - Kekalahan Chelsea menarik perhatian publik. Manajer Chelsea Frank Lampard sempat berbicara kepada pers pasca pertandingan Chelsea melawan Brentford di Stamford Bridge. Frank Lampard mengaku bahwa dirinya sedikit bersimpati kepada para pemain karena saat ini kepercayaan diri mereka rendah.
Menurutnya, level kepercayaan diri para pemainnya hanya sekitar 30 persen di mana mereka bisa menguasai bola, mengontrol pertandingan, dan menciptakan peluang, tetapi tidak bisa menyelesaikannya.
Banyak yang merasa kecewa, hingga Frank Lampard mendapatkan cemoohan dari para pendukung atas hasil negatif tim saat ini. Bahkan, banyak yang menguak kekalahan Lampard sepanjang menjadi pelatih.
Rekor Kekalahan Lampard
Diketahui, Frank Lampard ditunjuk sebagai pelatih pada 6 April 2023, di mana laga pertamanya adalah laga tandang ke markas Wolverhampton pada Sabtu, 8 April 2023 dan nahasnya, Chelsea kalah 0-1. Kekalahan itu masih dimaklumi, karena Lampard dianggap belum punya waktu untuk bekerja.
Namun sayangnya, di laga berikutnya, Chelsea justru harus menyambangi Real Madrid di babak perempat final Liga Champions. Chelsea kembali kalah di laga tersebut dengan perolehan 0-2 dan terus kalah hingga Kamis (27/4/2023). The Blues baru saja dibekuk Brentford 0-2 dalam laga lanjutan Liga Inggris.
Berikut ini adalah hasil pertandingan Chelsea sejak ditangani Frank Lampard sebagai interim:
- Wolves 1-0 Chelsea
- Real Madrid 2-0 Chelsea
- Chelsea 1-2 Brighton
- Chelsea 0-1 Real Madrid
- Chelsea 0-2 Brentford
Catatan kekalahan Lampard ternyata lebih dari itu, dan lebih buruk lagi. Di awal musim 2022-2023, sebenarnya Lampard dipercaya untuk menangani Everton, tapi dia gagal total hingga harus dipecat. Secara total, Lampard hanya sekali menang dalam 19 pertandingan sebagai manager klub, termasuk dua kali seri.
Baca Juga: Kiper Inter Milan Andre Onana Diincar Chelsea
Everton saat ini tengah terdampar di zona degradasi dan terancam gagal lolos dari jurang tersebut dan mereka masih kesulitan bangkit meskipun sudah ditangani oleh pelatih baru.
Di sisi lain, Lampard punya catatan pribadi yang terbilang sangat buruk, di mana dirinya hanya meraih satu kemenangan dalam 19 pertandingan terakhir sebagai pelatih. Bahkan, Lampard telah menelan total 16 kekalahan dalam 19 laga tersebut, sementara dua laga lainnya berakhir imbang. Jelas saja, 16 kekalahan dalam 19 pertandingan terakhir bukan merupakan catatan bagus bagi seorang pelatih.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Sadio Mane Segera Kembali ke Liga Inggris, Fans Liverpool Siap-siap Kecewa
-
Dibungkam Brentford di Stamford Bridge, Lampard Sebut Chelsea Sedang Krisis Kepercayaan Diri
-
Rekap Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Man City Tekuk Arsenal, Liverpol Atasi West Ham
-
Chelsea Minus Trio Pemain Kunci Jamu Brentford di Stamford Bridge
-
Kiper Inter Milan Andre Onana Diincar Chelsea
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga