Suara.com - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp senang dengan performa timnya yang mampu meraih kemenangan beruntun dalam lima laga terakhir di Liga Inggris musim 2022/2023.
Hal ini diungkap Klopp setelah Liverpool meraih kemenangan tipis nan krusial 1-0 atas Fulham di Anfield, Kamis dini hari WIB tadi. Dalam laga itu, satu-satunya gol Liverpool dicetak oleh Mohamed Salah melalui titik penalti.
Catatan lima kemenangan beruntun The Reds yaitu, kemenangan 6-1 atas Leeds United, dilanjutkan dengan kemenangan 3-2 atas Nottingham Forest, kemenangan 2-1 atas West Ham United, 4-3 atas Tottenham Hotspur, dan kemenangan terbaru adalah 1-0 atas Fulham.
“Jadi, meraih lima kemenangan berturut-turut sangatlah sulit. Jika mudah, maka semua orang akan melakukannya,” kata Klopp, dilansir dari laman resmi klub.
“Semakin saya menyukainya, jujur saja,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, pelatih asal Jerman itu mengaku sangat puas dengan penampilan anak-anak asuhnya meski hanya sanggup menang tipis atas Fulham.
“Sangat memuaskan. Persis seperti yang anda inginkan. Saya ditanya apakah merasa tidak senang dengan peluang yang kami lewatkan, tidak juga, karena saya tahu para pemain bisa mencetak gol,” kata Klopp.
Mantan pelatih Borussia Dortmund itu menambahkan, meski satu gol kemenangan dihasilkan melalui titik putih, ia sangat menyukai proses gol dari titik 12 pas tersebut karena lahir dari strategi counter pressing yang ia terapkan.
“Penalti yang sangat saya sukai karena itu adalah situasi counter-pressing. Darwin sepenuhnya berada dalam situasi tersebut dan mendapatkan pena untuk itu. Mo menyelesaikannya, itu bagus juga,” puji Klopp.
Baca Juga: Berikut Klasemen Liga Inggris Usai Manchester City dan Liverpool Petik Kemenangan
Tiga poin itu membuat Liverpool kokoh di posisi kelima klasemen sementara Liga Inggris dengan 59 poin dari 34 pertandingan, unggul lima poin atas Spurs di posisi keenam.
Kemenangan ini juga semakin mendekatkan jarak Liverpool ke posisi empat besar yang saat ini dihuni Manchester United dengan 63 poin, meski sang rival memang baru 32 kali bertanding.
Berita Terkait
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Brighton Perpanjang Kontrak Fabian Huerzeler hingga 2029
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati