Suara.com - PSS Sleman akhirnya resmi memiliki pelatih baru untuk menghadapi Liga Indonesia musim depan. Sosok nakhoda yang ditunjuk untuk menangani tim Super Elang Jawa ialah Marian Mihail, mantan Direktur Teknik Timnas Rumania.
Jauh sebelum resmi diumumkan sebagai pelatih kepala baru PSS, Marian Mihail memang sudah santer dikabarkan bakal mendarat di Bumi Sembada.
Momen pengumuman resmi Marian Mihail sebagai pelatih pun akhirnya disampaikan secara resmi oleh Komisaris Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Rachmat Makkasau, pada akhir bulan lalu.
“Kami resmi mengumumkan pelatih kepala baru PSS, coach Marian (Mihail). Pelatih yang sarat pengalaman, baik pada saat bermain dan sebagai pelatih,” kata Rachmat seperti dilansir laman resmi klub.
“Sudah melalang buana di Eropa, Timur Tengah, Vietnam, termasuk pernah menjabat sebagai Direktur Teknik Timnas Rumania.”
Profil Marian Mihail
Sebelum mendapat pekerjaan baru sebagai juru taktik PSS Sleman, salah satu fakta menarik dari Marian Mihail ialah status tanpa klub alias menganggur yang sudah berlangsung sejak 2018.
Sebab, Marian Mihail terakhir kali menjabat sebagai pelatih kepala ialah pada medio 2017 hingga 2018. Ketika itu, dia menangani klub asal Vietnam, Thanh Hoa FC. Sejak saat itu, dia menganggur tanpa menangani klub lain.
Sosok pelatih yang lahir di Brasov, Rumania, pada 7 Mei 1958, ini mengawali kiprahnya di dunia sepak bola saat berlatih bersama klub kota kelahirannya, SR Brasov, pada 1969 hingga 1975.
Baca Juga: Hasil SEA Games 2023: Gasak Timor Leste 3-0, Timnas Indonesia Melenggang Mulus ke Semifinal
Pelatih dengan nama lengkap Marian Cucchiaroni Mihail ini memang identik dengan dua klub saja selama aktif berkarier sebagai pesepak bola, yakni bersama Brasov (1975-1976) hingga Sportul Studentesc Bucharest (1976-1992).
Hal itu berarti bahwa lelaki yang kini telah berusia 64 tahun itu menghabiskan karier selama 17 tahun bersama SR Brasov di kompetisi level tertinggi Rumania. Dia juga tercatat sebagai pemain tim nasional.
Sepanjang kariernya, Mihail sudah pernah mencicipi level Timnas Rumania U-21, U-23, hingga senior. Di level yang terakhir, dia memang hanya mencatatkan lima penampilan saja selama rentang 1982 hingga 1986.
Setelah itu, Mihail memutuskan untuk melanjutkan kiprahnya di dunia racik strategi. Apabila merujuk pada pengalaman kerjanya, ia memang sudah cukup akrab dengan atmosfer sepak bola Asia.
Sebab, kariernya di Benua Kuning sudah dilewati saat menangani klub Suriah, Al-Qardaha (2002-2003). Ada pula klub Arab Saudi yang menggunakan jasanya, yakni Al-Riyadh (2003-2004).
Selain itu, klub yang sempat diasuh oleh Mihail ialah Sibiu (2005), Al-Jaish (2006-2007), Al-Jahra (2008-2009), dan Al-Wahda Abu Dhabi (2009-2010). Dia juga sempat menjadi Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Rumania pada 2011-2014.
[Muh Faiz Alfarizie]
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah