Suara.com - Profil Keziah Veendorp, bek asal Belanda yang dikaitkan dengan Bali United untuk musim Liga 1 2-23-2024 dan disebut sebagai pemain keturunan Indonesia.
Rumor Keziah Veendorp bergabung Bali United muncul usai Pieter Tanuri membeberkan target pemain yang bakal digaet timnya pada bursa transfer Liga 1 2023.
Satu pemain berposisi bek asal Belanda, menurut Pieter Tanuri sangat direkomendasikan oleh mantan pemain Serdadu Tridatu, Van Der Leiden.
"Posisinya dari Liga 1 Belanda dari pertahanan bek tengah," ucap Pieter Tanuri kepada awak media ketika ditemui di Jakarta.
"Tapi masih main, begitu selesai main dia langsung ke kami. kami cari pemain yang bener-bener masih main bukan yang tidak main lagi.
"Itu sangat direkomendasikan sama Van Der Leiden eks Bali United." imbuhnya.
Nama Keziah Veendorp pun muncul di media sosial setelah banyak netizen yang mengeluarkan spekulasi liar terkait siapa buronan Bali United.
Menariknya, sosok Keziah ini disebut memiliki darah Indonesia dari sang kakek dan neneknya yang berasal dari Maluku.
Karier bermain Keziah cukup menarik, sempat bermain di kasta teratas Liga Belanda bersama FC Emmen namun terpaksa berjuang di playoff degradasi musim 2022-2023.
Baca Juga: Kasih Harapan Palsu ke Timnas Indonesia Justin Hubner Tak Masuk Skuad Belanda U-21, Kena Karma?
FC Emmen dijadwalkan bermain melawan NAC Breda di babak semifinal playoff degradasi pada Rabu 31 Mei 2023 dan Sabtu, 3 Juni 2023.
Jika berhasil memetik kemenangan, FC Emmen bakal melaju ke final playoff degradasi dan menantang pemenang antara VVV-Venio melawan Almere City.
Meskipun terdegradasi dari Eredivisie, Keziah tetap bisa tampil di kompetisi kasta teratas sepak bola jika melanjutkan kariernya di Liga Indonesia bersama Bali United.
Sementara itu apabila berbicara soal naturalisasi, perihal ini tentu terlalu dini untuk dibicarakan oleh PSSI.
Pasalnya PSSI baru saja menyelesaikan naturalisasi dua pemain keturunan asal Belanda, Ivar Jenner dan Rafael Struick.
Profil Singkat Keziah Veendorp
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey