Suara.com - Setelah menjadi sorotan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air, kali ini profil Nabil Husein akan dibahas dalam artikel ini. Nabil Husein, yang saat ini menjabat sebagai bos Borneo FC, telah menarik perhatian publik setelah mengungkapkan pandangannya tentang pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyusul dua pertandingan FIFA Matchday melawan Palestina dan Argentina.
Nabil Husein secara khusus menyoroti keputusan Shin Tae-yong yang tidak memainkan striker Stefano Lilipaly dalam kedua pertandingan tersebut.
Sebagai satu-satunya pemain Borneo FC yang dipanggil ke timnas, Lilipaly tidak mendapatkan kesempatan bermain sama sekali.
Komentar Nabil Husein terkait Shin Tae-yong diposting melalui akun Instagram @pengamatsepakbola pada Selasa (20/6/2023).
Akun tersebut awalnya memuat daftar tujuh pemain yang tidak dimainkan oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut dalam dua pertandingan FIFA Matchday.
Selain Lilipaly, pemain lain yang termasuk dalam daftar tersebut adalah Yance Sayuri, Reza Arya Pratama, Rachmat Irianto, Fachrudin Aryanto, Andy Setyo Nugroho, dan Sandy Walsh.
Profil Nabil Husein
Nabil Husein Said Amin, saat ini dikenal sebagai pengusaha sekaligus pemilik Borneo FC. Selain menjadi pemilik Borneo FC, Nabil Husein juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Nahusam Pratama Indonesia.
Selain itu, Nabil Husein juga mendirikan pondok pesantren di kawasan Loa Bakung, Samarinda, yang menyediakan pendidikan dari tingkat SD hingga SMA.
Baca Juga: Manchester United Lirik Kapten Asnawi? Usai Berduel Sengit dengan Alejandro Garnacho
Nabil Husein lahir pada tanggal 4 Juni 1994 dan berasal dari keluarga pengusaha. Ayahnya dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses di Indonesia.
Sebagai seorang pengusaha, Nabil Husein menerima penghargaan Indonesia Best Entrepreneur Award pada tahun 2014.
Pada tahun yang sama, Nabil Husein mengakuisisi klub Divisi Utama, Perseba Super Bangkalan, dan mendirikan Pusamania Borneo FC, yang sekarang dikenal sebagai Borneo FC.
Selama kepemimpinan Nabil Husein, Borneo FC meraih prestasi terbaiknya dengan menjadi juara Piala Gubernur Kaltim 2016 dan dua kali menjadi runner-up Piala Presiden.
Dengan keterlibatannya dalam dunia sepak bola dan prestasi yang diraih bersama Borneo FC, Nabil Husein terus menjadi figur yang menarik perhatian publik dalam industri sepak bola Tanah Air.
Perannya sebagai pemilik klub dan komitmennya terhadap pengembangan olahraga di Indonesia membuatnya tetap relevan dalam perbincangan seputar sepak bola nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Bikin Betah! Kisah Pemain Tajikistan yang Terpikat Magis Ramadan dan Kuliner Jogja
-
Menegangkan! Spanyol Evakuasi Darurat Joselu dan Javi Martnez dari Qatar
-
Namanya Dolvi Solossa: Mutiara dari Timur Bersinar di Eropa, Calon Bintang Timnas Indonesia
-
Selamat Datang Elkan Baggott! Ini 3 Pemain yang Berpotensi Dicoret John Herdman
-
Dipanggil John Herdman, Kapan Terakhir Elkan Bagoott Perkuat Timnas Indonesia?
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Persib Bandung vs Persik Kediri: Bojan Hodak Singgung Soal Faktor X
-
Intip Tradisi Buka Puasa Pemain hingga Petinggi Klub di Bekas Negara Komunis
-
Siapa Maycon Cardozo? Jebolan Thailand yang Debut Lawan Kevin Diks di Bundesliga
-
Bocah Iran Marah Lihat Messi Haha Hihi Ketemu Trump, Buang Jersey Inter Miami ke Tong Sampah