Suara.com - Luis Milla baru saja memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pelatih kepala Persib Bandung. Hal ini dikarenakan berbagai faktor.
Banyak yang meyakini bahwa keputusan bulat tersebut diambil oleh Luis Milla usai Persib terus menerus memetik hasil kurang maksimal di awal musim BRI Liga 1 2023/2024.
Ada tiga fakta menarik mundurnya pelatih asal Spanyol tersebut dari Persib. Berikut ulasannya.
1.Persib Langsung Kantongi Sejumlah Nama Pengganti
Sambil mencari pelatih baru, Persib telah menunjuk Yaya Sunarya sebagai pelatih sementara menggantikan Luis Milla.
Sebelumnya, Yaya Sunarya menjabat sebagai pelatih fisik tim Persib. Ia akan dibantu oleh Bayu Eka Sari dan Luizinho Passos dalam tim kepelatihan Persib.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, menyatakan bahwa manajemen sedang berupaya maksimal untuk mencari pengganti Luis Milla.
Teddy mengakui bahwa ada beberapa calon pelatih yang memiliki potensi besar untuk menjadi pelatih Persib di Liga 1 2023/2024.
Namun, Teddy tidak mengungkapkan nama-nama pelatih tersebut.
Baca Juga: Persija vs Bhayangkara FC: Thomas Doll Buka Kans Mainkan Maciej Gajos dari Bangku Cadangan
"Memang ada beberapa kriteria yang kami pertimbangkan dari berbagai calon pelatih tersebut. Kriteria-kriteria ini akan kami diskusikan di internal," ujar Teddy pada Sabtu (15/7/2023).
2. Mundur karena Masalah Pribadi
Luis Milla telah memilih untuk mundur karena ada masalah pribadi yang baru saja diungkapkan oleh pelatih asal Spanyol tersebut.
Luis Milla meninggalkan Persib bersama dengan dua asisten pelatihnya, yaitu Manuel Perez-Cascallana dan Carlos Grande Rodriguez.
Manajemen Persib mengkonfirmasi bahwa masalah pribadi menjadi alasan di balik keputusan Luis Milla untuk keluar dari tim. Pelatih berusia 57 tahun tersebut harus menyelesaikan masalah pribadi tersebut secepat mungkin.
Meskipun begitu, Persib tidak menjelaskan secara rinci masalah pribadi apa yang sedang dihadapi oleh mantan pelatih timnas Indonesia tersebut. Luis Milla harus kembali ke Spanyol.
Berita Terkait
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati