Suara.com - Manchester United kembali menelan kekalahan di masa pramusim. Teranyar, Setan Merah ditekuk Borussia Dortmund dengan skor 2-3 yang membuat sang pelatih, Erik ten Hag berang.
Manchester United menelan kekalahan dalam pertandingan yang digelar di Stadion Allegiant, Nevada, Amerika Serikat, Senin (31/7/2023) pagi WIB.
Sempat unggul duluan melalui gol Diogo Dalot pada menit ke-24, gawang Manchester United kebobolan gol beruntun Donyell Malen di menit ke 43 dan 44'.
Antony sempat menyamakan skor untuk Manchester United di awal babak kedua, namun Setan Merah kembali kecolongan gol Youssoufa Moukoko (71') yang membuat mereka akhirnya menyerah 2-3.
Di laga ini, Manchester United menguasai bola lebih banyak dengan raihan 66 persen ball possession. Namun, percobaan tembakan Manchester United dan Dortmund sama banyak, 13.
Tapi, pasukan Ten Hag kurang efektif akurasi dengan tujuh shot on target, lebih sedikit sekali dibandingkan Dortmund. Hal itu yang membuat Ten Hag berang.
"Ya, (pertandingan) menjadi dua bagian. Satu jam pertama bagus, kami bermain sebagai tim, sangat dinamis, pressing yang bagus," tutur Ten Hag seperti dimuat Tribal Football, Senin.
"Jadi, itu sangat bisa dinikmati dan itu merupakan apa yang saya inginkan, tapi semuanya terjadi tiba-tiba. Kami memberi dua gol cuma-cuma, lewat kesalahan elementer," sesal eks pelatih Ajax dan Utrecht itu.
"Gol-gol itu adalah hadiah dan itu menjengkelkan. Tapi, setengah jam terakhir, itu buruk, performa yang buruk."
Baca Juga: Cetak 4 Gol dari Tiga Laga Pramusim, Darwin Nunez Siap 'Meledak' di Liverpool Musim Ini
"Mereka tak mengikuti aturan sama sekali, para pemain tidak mengikuti instruksi saya. Tidak dalam pressing, tidak dalam build up atau saat menyerang. Mereka merupakan 11 pemain individu di lapangan, bukan tim."
"Itu tidak baik sama sekali. Saya bilang ke tim, saya pikir ini merupakan tur yang bagus, tapi Anda ingin finis dengan performa yang bagus dan hanya 60 menit yang saya suka, tapi tidak dengan gol-gol yang membobol gawang kami karena gol pertama merupakan pertahanan yang buruk dan gol kedua buruk saat melakukan build up," sempot Ten Hag.
Berita Terkait
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana