Suara.com - Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku khawatir dengan aktivitas transfer klub-klub Arab Saudi dan mendesak otoritas sepak bola untuk mengatasi jadwal bursa transfer di liga negara tersebut.
Bursa transfer Arab Saudi berakhir pada 20 September, tiga pekan setelah jendela transfer Eropa ditutup. Klopp khawatir hal tersebut dapat berdampak pada klub yang tidak dapat merekrut pengganti yang cocok.
Berbicara di Singapura menjelang pertandingan persahabatan pramusim timnya melawan juara Jerman Bayern Munich, Klopp menyuarakan kekhawatiran saat menanggapi berita bahwa mantan pemain Liverpool Sadio Mane akan meninggalkan Bayern untuk bergabung dengan klub Saudi Al Nassr.
"Pengaruh Arab Saudi? Kita lihat saja. Saya tidak tahu. Saat ini sepertinya mereka memiliki pengaruh yang cukup besar, sangat masif," kata pelatih asal Jerman itu yang dikutip ANTARA dari AFP pada Selasa (1/8/2023).
Sejak awal tahun, klub-klub Arab Saudi menggelontorkan dana besar untuk pemain-pemain top dunia termasuk Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan N'Golo Kante.
"Saya pikir hal terburuk adalah bursa transfer di Arab Saudi masih dibuka selama tiga pekan lebih lama. Bila saya benar, saya mendengar hal seperti itu. Kemudian, setidaknya di Eropa, itu tidak membantu. Jadi UEFA dan FIFA harus mencari solusi untuk itu," ujar Klopp.
"Namun, pada akhirnya, saya tidak tahu persis apa yang akan terjadi saat ini. Itu sudah berpengaruh bagi kami, pastinya. Kami harus belajar menghadapinya, tetapi itulah yang kami lakukan," tambahnya.
Pelatih Bayern Munich, Thomas Tuchel juga menyebut situasi saat ini sama seperti Liga Super China, di mana klub-klub dari negara itu juga menghabiskan banyak uang untuk mendatangkan bintang-bintang sepak bola di pertengahan dekade terakhir.
"Saya hanya mengamati situasinya, yang merupakan situasi yang sangat baru," kata Tuchel.
Baca Juga: Tunjuk Virgil van Dijk sebagai Kapten Baru Liverpool, Jurgen Klopp: Dia Seorang Pemimpin
"Ini mungkin sedikit mirip dengan situasi ketika China memulai liga mereka. Ini semacam demam emas yang serupa di sana dan sekarang ada liga berikutnya (Arab Saudi) yang mencoba menjadi lebih populer, lebih terkenal, dan berusaha membangun merek dengan merekrut banyak pemain dan pelatih berkualitas," tambahnya.
"Ini adalah situasi yang benar-benar baru dan terlalu dini bagi saya untuk memiliki opini yang jelas. Jadi saya seorang pengamat, pengamat yang terkejut."
Berita Terkait
-
Tunjuk Virgil van Dijk sebagai Kapten Baru Liverpool, Jurgen Klopp: Dia Seorang Pemimpin
-
Tawaran Gaji Rp 2,3 Triliun Al Hilal Melayang dari Kylian Mbappe, Justru Pemain Napoli Ini Ketiban Durian Runtuh
-
SUBHANALLAH Orang Islam Ini di Balik Banyak Persepak Bola Eropa ke Liga Arab Saudi, Bukan Ronaldo Effect!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Rumor Panas! Mantan Rekan Lionel Messi Gabung Persija Jakarta?
-
Maaf, Pintu Tertutup untuk Ragnar Oratmangoen
-
Cristiano Ronaldo Kembali Mogok Main, Ancam Hengkang dari Al Nassr di Akhir Musim
-
Detail Sanksi untuk BTN Timnas Indonesia Sumardji dari FIFA
-
Inter ke Semifinal! Gol Bonny dan Diouf Bawa Nerazzurri Singkirkan Torino di Coppa Italia
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda
-
Duit Jadi Magnet Pemain Keturunan Timnas Indonesia Hijrah ke Super League Musim Ini
-
Bukan Sekadar Pelapis, Mauro Zijlstra Jadi Fondasi Kekuatan Baru Persija Jakarta di Super League
-
Persija Jakarta Janji Lepas Mauro Zijlstra Kembali Ke Eropa Jika Ada Tawaran Klub Benua Biru